Penjelasan JK Disebut Intervensi Pencalonan Anies di Pilkada DKI

Intervensi JK dalam penetapan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta ini diungkapkan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 04 Mei 2017, 13:56 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah mengintervensi pemilihan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta oleh Partai Gerindra dan PKS. Namun, JK mengakui telah berkomunikasi dengan partai yang saat itu belum menetapkan calon gubernur dan wakil gubernur.

"Bukan. Kalau intervensi, saya memaksa keputusan saya. (Ini kan) tidak. Yang mengambil keputusan kan ketua partai. Saya hanya berbicara. Apa salah?" ucap JK di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Menurut dia, tidak ada yang salah jika berbicara dengan petinggi partai. Hal ini dilakukan untuk mencari pemimpin yang membawa kedamaian.

"Tentu, berbicara apa salahnya? Kita bicara dengan pimpinan partai. Agar semuanya, hasilnya baik, negara aman, maju dan damai. Coba sekarang, damai kan?" jelas JK.

Intervensi JK dalam penetapan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta ini diungkapkan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Dia mengatakan, nama Anies awalnya tidak pernah disebut atau masuk radar parpol koalisi di luar pengusung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Namun saat hari terakhir, nama mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut akhirnya muncul atas rekomendasi JK.

"Jam 12.00 malam sampai jam 01.00 pagi itu ada intervensinya Pak JK. Saya kan suka terus terang. Pak JK boleh enggak ngaku, saya dengar kok teleponnya," kata Zulkifli.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya