Begini Bentuk Pelindung Kokpit untuk Jet Darat Formula1 2018

Motorsport.com merilis sebuah konsep gambar pelindung kokpit, yang bernama Shield.

oleh Arief Aszhari diperbarui 23 Apr 2017, 08:11 WIB
Sketsa awal pelindung kokpit di Formula1 2018 (Foto:Motorsport.com)

Liputan6.com, Jakarta Penyelenggara Formula1, Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), segera membuat keputusan terkait tipe pelindung kokpit yang akan diterapkan musim depan.

Sebelum pengambilan keputusan ini, Motorsport.com, merilis sebuah konsep gambar pelindung kokpit, yang bernama Shield. Sejatinya, tipe pelindung kokpit ini sudah diperkenalkan kepada pembalap saat briefing di Tiongkok, beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan konsep pelindung kokpit yang ditawarkan Ferrari, yaitu Halo, serta milik Red Bull, Aeroscreen, yang menutupi area samping kokpit, pemasangan Shield difokuskan pada bagian hidung mobil.

Dengan tinggi yang melebihi posisi helm pembalap, namun lengkungan kaca depan Shield tidak memanjang hingga menutupi kokpit. Pelindung kokpit ini memang terbukti efektif melindungi pembalap dari serpihan kecil, namun masih belum bisa menahan serpihan yang lebih besar, seperti ban.

Rencana pemasangan pelindung kokpit ini memang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan  pebalap. Namun, tidak semua setuju, karena pelindung kokpit ini dianggap mengganggu estetika jet darat tersebut.

"Saya tidak tahu. Saya oke-oke saja jika kokpit kami tidak terpasang apa-apa. Saya sudah senang dengan yang ada saat ini. Saya pikir jarak pandang (dengan Shield) akan menjadi masalah saat kondisi jalan basah," tegas pembalap Haas, Kevin Magnussen.

"Tanggapan saya, saya menolak Shield, Aeroscreen, atau Halo. Sekarang F1 sudah kembali sebagaimana mestinya, saya tidak ingin mereka merusak apa yang telah mereka baru bangun," tambah pebalap Haas lainnya, Romain Grosjean.

Untuk diketahui, meskipun FIA telah mengumumkan jika penggunaan pelindung kokpit ini dapat diterapkan pada musim 2018, namun untuk tipe pelindung kokpitnya sendiri belum ditentukan.

hingga saat ini.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya