Kapal Raksasa Kini Bisa Singgah di Pelabuhan Tanjung Priok

Kapal besar dengan kapasitas 8500 TEUs akan melayari perairan Pelabuhan Tanjung Priok.

oleh Septian Deny diperbarui 09 Apr 2017, 10:19 WIB
Kapal besar dengan kapasitas 8500 TEUs akan melayari perairan Pelabuhan Tanjung Priok.

Liputan6.com, Jakarta - ‎Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan proses Trial Inspection Kapal CMA-CGM Titus yang sandar untuk pertama kali di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) pada hari ini. Kapal besar dengan ‎kapasitas 8.500 TEUs ini akan melayari perairan Pelabuhan Tanjung Priok.

‎Direktur Utama Pelindo II‎ Elvyn G. Masassya mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan perusahaan pelayaran asal Perancis, Compagnie Maritime d'Affretement-Compagnie Generali Maritime (CMA-CGM) untuk menghadirkan kapal kontainer generasi keempat ini. Rencananya kapal tersebut akan sandar secara mingguan (weekly call) di Dermaga JICT.


"IPC (Pelindo II) berharap dengan kehadiran kapal raksasa ini dapat menjadi pemicu hadirnya kapal-kapal raksasa lainnya untuk singgah di Tanjung Priok, sehingga agar sesuai dengan harapan Pemerintah, Tanjung Priok benar-benar dapat menjadi pelabuhan transshipment besar di kawasan Asia," ujar Elvyn di Jakarta, Minggu (9/4/2017).

CMA-CGM membuka layanan baru yang diberi nama Java South East Asia Express Services/ Java SEA Express Services atau disingkat JAX Services.‎ Layanan ini akan melayani rute Pelabuhan Tanjung Priok ke West Coast (LA & Oakland) Amerika Serikat di mana service ini akan menggunakan kapal dengan kapasitas 8.500 Teus.

Jumlah bongkar muat perdana untuk diangkut ke Amerika Serikat sebanyak 2.300 TEUs dengan komoditas barang ekspor-impor, di mana sebagian dari muatan sebanyak itu 22 persen diantaranya merupakan barang barang hasil transhipment dari sejumlah pelabuhan domestik di Indonesia.

Aktivitas bongkar muat direncanakan selesai dalam waktu 24 jam dengan menggunakan empat unit Gantry Luffing Crane (GLC).

"Ini juga membuktikan bahwa IPC yang telah melakukan banyak kemajuan baik dari sistem, fasilitas maupun infrastruktur, serta tarif pelayanan yang mampu berkompetisi dengan pelabuhan besar lainnya,” tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya