Jelajahi 68 Kuliner Khas dari Berbagai Budaya di 1 Tempat

Anda dapat menikmati ragam kuliner dari berbagai budaya di Culinary Culture Senayan City Foodies di The Space Senayan City.

oleh Unoviana Kartika Setia diperbarui 01 Apr 2017, 17:42 WIB
Anda dapat menikmati ragam kuliner dari berbagai budaya di Culinary Culture Senayan City Foodies di The Space Senayan City.

Liputan6.com, Jakarta Saat ingin menikmati berbagai sajian kuliner nusantara atau mancanegara, seringkali orang mendatangi beberapa tempat. Namun, hal itu tidak perlu Anda lakukan saat makan di Culinary Culture Senayan City Foodies di The Space Senayan City, Jakarta Pusat.

Di sana, Anda dapat menikmati sajian kuliner dari berbagai tempat di Indonesia maupun mancanegara. Bahkan ada pula jajanan desa yang khas dari sejumlah daerah yang memuaskan rasa kangen Anda.

Brenda dari Hype, penyelenggara Culinary Culture mengatakan, pengunjung dapat menjumpai 68 tenant makanan dan minuman yang berasal dari sejumlah daerah dan negara. Sebanyak 20 di antaranya adalah jajanan desa, sisanya makanan khas dari banyak tempat lainnya.

"Ada dari Madiun, Surabaya, Padang, dan masih banyak lagi. Untuk internasional ada dari India, Belanda, dan beberapa lagi," ujarnya kepada Liputan6.com, Jumat (31/3/2017) di Jakarta.

Culinary Culture berlangsung dari 31 Maret hingga 30 April 2017 mendatang. Tempat makan ini akan buka setiap hari, termasuk akhir pekan.

Foto dok. Liputan6.com

Culinary Culture pun hadir sebagai alternatif tempat makan yang cukup lengkap dengan harga yang terjangkau. Apalagi food court Senayan City tengah direvonasi, praktis menjadi opsi favorit. Harga makanan mulai dari dari Rp 25.000 dengan paket yang cukup lengkap. Sementara untuk snack harganya dimulai dari Rp 10.000.

Tersedia pula tenant yang menjual kopi dari sekolah barista yang telah menghasilkan barista-barista ternama, ABCD. Sehingga tak hanya menikmati makanan, pengunjung pun bisa dimanjakan dengan kopi yang berkualitas.

Foto dok. Liputan6.com

Bibah, salah satu penjual makanan di Culinary Culture mengatakan, makanan yang dijual di sini cukup beragam karena hanya diperbolehkan satu tenant yang menjual satu jenis makanan. Ia sendiri menjual matau, semacam bakpau dengan bentuk memanjang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya