Kereta Melayang Bandara Soetta Beroperasi Sebelum Lebaran

PT Angkasa Pura II mempercepat pembangunan kereta melayang di Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 28 Mar 2017, 20:43 WIB
Bandara Soekarno Hatta akan dilengkapi Skytrain yaitu transportasi antar terminal berbasis kereta tanpa pengemudi mulai Juni 2017.

Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) saat ini tengah mempercepat pembangunan kereta melayang (sky train) Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Salah satu yang dikebut adalah pembangunan jalur dari Terminal 2 ke Terminal 3.

Direktur Operasi dan Teknik AP II Djoko Murjatmodjo mengungkapkan untuk tahap awal kereta melayang ini akan beroperasi menhubungkan Terminal 2 dan Terminal 3.

"Jadi untuk tahap awal nanti akan ada 1 train sett yang terdiri dari 2 gerbong, beroperasi sebelum lebaran," kata Djoko di Terminal 3, Tangerang, Banten, Selasa (28/3/2017).

Nantinya jumlah kereta melayang ini akan terus bertambah seiring parasarana infrastrukturnya terus dibangun. Setelah lebaran, kereta melayang ini akan ditambah 2 train sett, sehingga total akan ada 3 train sett.

Kereta tanpa masinis ini nantinya akan dioperasikan oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), yaitu PT Railink. Dalam sekali jalan, kereta melayang ini‎ ‎mampu mengangkut 88 orang per gerbongnya, sehingga total 176 penumpang.

Mengenai gerbong kereta melayang, Djoko mengaku akan dipasok dari Korea Selatan, yaitu Woojin Industrial Sytem Co Ltd. Dibelinya produk ini dari Korea Selatan mengingat Indonesia belum mampu memproduksi.

"Setelah menghubungkan Terminal 2 ke Terminal 3, kita akan lanjutkan hingga ke stasiun KA Bandara. Nanti pada 2019 kita targetkan mampu menghubungkan semua terminal di Bandara Soekarno-Hatta," ujar Djoko.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya