Beda Gaya Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil Sikapi Si Macan Lucu

Jika Ridwan Kamil bermain di ranah dunia maya, Dedi Mulyadi pilih beraksi nyata dengan pengganti si macan lucu.

oleh Abramena diperbarui 20 Mar 2017, 12:03 WIB
Jika Ridwan Kamil bermain di ranah dunia maya, Dedi Mulyadi pilih beraksi nyata dengan kirim pengganti si macan lucu. (Liputan6.com/Abramena)

Liputan6.com, Purwakarta - Macan lucu di Markas Koramil Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, memang sudah pensiun dan posisinya digantikan harimau garang yang menjadi simbol Siliwangi. Namun, keberadaan macan lucu yang masih berseliweran di media sosial tetap menarik perhatian dua kepala daerah di Jawa Barat, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Keduanya memiliki respons berbeda menanggapi si macan lucu. Ridwan Kamil lebih memilih mengunggah meme macan lucu lewat akun Instagramnya yang diunggah pada Minggu pagi, 19 Maret 2017.

"Banyak yang ngedit beginian. Apa maksud? karya @dimaspermanaaa," tulis lelaki yang akrab disapa Emil itu dalam caption foto yang diunggah.

Unggahan Emil tentang meme si macan lucu itu langsung bertabur likers. Sedikitnya, unggahan itu mengundang 5.188 komentar dari para netizen.

Di antara ribuan komentar di unggahan meme macan lucu itu, ada yang menyindir soal sikap Emil yang dideklarasikan Partai NasDem untuk maju pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 2018 mendatang.

Jika Ridwan Kamil bermain di ranah dunia maya, Dedi Mulyadi pilih beraksi nyata dengan kirim pengganti si macan lucu. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)


"Kalau niatnya mengedit spt itu untuk mengolok-olok berarti sama spt jaman dulu, susah....susah mikir yang baik, hatinya sudah penuh kedengkian.." tulis akun @aki_asep.

"Kenapa bapak @ridwankamil malah milih nunggangi harimau gagal..sementara masih banyak harimau gagah. Tapi, semoga ini pilihan terbaik buat bapak," tulis akun @iam_moeslimcyber mengomentari.

Lain Ridwan Kamil, lain pula Dedi Mulyadi. Bupati Purwakarta dua periode itu memilih mengirimkan langsung patung harimau Siliwangi gagah ke Markas Koramil Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Itu dilakukan Dedi sebagai bentuk keprihatin atas kondisi tersebut. Patung harimau seberat tiga kuintal dengan panjang 4 meter tersebut juga diantarkannya dari Purwakarta untuk dipasang di Koramil Cisewu, Kabupaten Garut.

Menurut Dedi, pengiriman harimau garang itu dilatarbelakangi oleh solidaritas kepada Korps TNI. Terlebih dirinya merupakan anak dari mantan prajurit TNI berpangkat Praka III.

"Ini bentuk solidaritas saya sebagai anak tentara, sudah selayaknya saya lakukan," kata Dedi, saat menyerahkan harimau garang itu di Kantor Koramil Cisewu.

Dedi sempat mengungkapkan makna terkait simbol harimau yang digunakan oleh Korps TNI di Jawa Barat dan Banten. Simbol tersebut, sambung dia, bermakna kewibawaan.

Sementara terkait tampilan patung, dia menilai tak hanya di Cisewu, di sejumlah tempat pun masih didapati bentuk patung Maung Siliwangi yang belum terlihat gagah.

"Soal tampilan saya kira bukan hanya di Cisewu, di tempat lain pun masih kita dapati patung Maung Siliwangi yang kurang representatif. Ini yang saya bawa merupakan simbol Maung Sancang," kata Bupati Dedi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya