Sejumlah lentera dipajang dalam upacara peringatan untuk korban bencana gempa tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). Jepang memperingati bencana alam tersebut yang menewaskan 18 ribu orang. (AFP/Kazuhiro Nogi)
Sebuah keluarga menyalakan lilin dalam upacara peringatan bencana gempa tsunami di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). Masyarakat Jepang memperingati enam tahun gempa dan tsunami yang terjadi pada 2011 lalu. (AFP/Kazuhiro Nogi)
Seorang pria menyalakan lilin yang membentuk angka 3.11 saat upacara peringatan bencana gempa tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). Dalam peristiwa tersebut sekitar 18 ribu orang tewas. (AFP/Kazuhiro Nogi)
Pengunjung melihat lentera kertas saat upacara peringatan bencana gempa tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). (AFP/Kazuhiro Nogi)
Pengunjung melihat lilin yang membentuk angka 3.11 dan nama kota Yuriage saat upacara peringatan bencana gempa tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). (AFP/Kazuhiro Nogi)
Pengunjung melihat lentera kertas saat memperingati bencana gempa tsunami di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). Masyarakat Jepang memperingati enam tahun gempa dan tsunami yang terjadi pada 2011 lalu. (AFP/Kazuhiro Nogi)
Sejumlah lentera dipajang dalam upacara peringatan untuk korban bencana gempa tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang (11/3). (AFP/Kazuhiro Nogi)