Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meminta pasangan calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat melaporkan dana kampanyenya ke KPU terlebih dahulu sebelum disumbangkan.
Rencananya, sisa dana kampanye putaran kedua Ahok-Djarot akan disumbangkan untuk membantu Transjakarta Cares.
Advertisement
"Jadi setelah dilaporkan ke KPU kalau mau diberikan bantuan itu sah-sah saja, kemanapun juga. Soalnya sudah jadi dana netral," kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/17).
Namun yang paling penting, kata Sumarsono dana itu tidak dimaksudkan untuk kampanye, namun sebagai hibah.
"Jadi mekanisme tidak bisa langsung diberikan, laporkan ke KPU dan uang juga dikembalikan ke KPU. Sehingga keputusan di KPU, setahu saya itu," papar dia.
Bendahara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Charles Honoris menyampaikan bahwa sisa dana kampanye putaran kedua ini akan dialihkan untuk kegiatan sosial.
Bahkan, menurut dia, sisa dana tersebut dapat dipergunakan untuk pembelian Transjakarta Cares. Transjakarta Cares merupakan minibus untuk penyandang disabilitas dan lansia.
Pengumpulan dana kampanye Ahok-Djarot melalui program patungan rakyat dibuka hingga 7 April 2017.
Tim Pemenangan juga menargetkan dapat mengumpulkan dana kampanye hingga Rp 25 milliar selama satu bulan.