Astra Honda Motor Gunakan Komponen Produksi IKM di Jawa Timur

IKM Logam di Ngingas telah ada sejak 1930, berjumlah sekitar 300 unit usaha, menghasilkan beragam produk salah satunya komponen otomotif.

oleh Septian Deny diperbarui 27 Feb 2017, 18:31 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melepas pengiriman ‎perdana komponen sepeda motor produksi industri kecil dan menengah (IKM) di wilayah Ngingas, Jawa Timur ke PT Astra Honda Motor (AHM)‎. Dengan demikian, IKM di wilayah tersebut akan masuk dalam rantai pasok komponen dari produsen ‎otomotif tersebut.

Pengiriman komponen otomotif IKM Ngingas ke PT AHM yang dilakukan hari ini sebanyak 80 ribu unit dari total pemesanan 200 ribu unit.

Airlangga mengungkapkan, ‎IKM mempunyai peranan yang strategis dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya dan tujuan pembangunan ekonomi pada khususnya. IKM telah terbukti mampu diandalkan untuk mendukung ketahanan ekonomi.

"Namun dalam perkembangannya IKM masih menghadapi berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak," ujar dia di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/2/2017).

Perkembangan sektor otomotif di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Sesuai dengan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan kendaraan roda empat pada 2016 sampai dengan Agustus mencapai 691.042 unit.

"Sedangkan untuk kendaraan Roda dua, sesuai dengan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor di dalam negeri mengalami peningkatan sebesar 5,4 persen yaitu dari 527.536 unit pada Agustus 2016 menjadi 555.820 unit pada September 2016," kata dia.

Menurut Airlangga, angka produksi dan penjualan kendaraan bermotor ini menjadi cerminan potensi pasar suku cadang, aksesoris, dan perlengkapan mobil dan motor. Kebutuhan sektor otomotif yang besar menjadi peluang IKM untuk dapat menciptakan produk dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar komponen otomotif.

‎Dia mengungkapkan, IKM Logam di Ngingas telah ada sejak tahun 1930-an, berjumlah sekitar 300 unit usaha, menghasilkan beragam produk seperti komponen otomotif, komponen peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, tiang listrik, dan sebagainya. Pada 2013 para IKM logam di Ngingas mulai bekerjasama dengan Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA), sejak saat itu daya saing dan kemampuan penetrasi pasar para IKM logam meningkat.

"Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada YDBA yang kini berusia 60 tahun dan Koperasi Waru Buana Putera yang telah berupaya meningkatkan IKM Logam khususnya di Sentra Ngingas, Sidoarjo.‎ Saya juga menyampaikan selamat kepada PT Elang Jagad, UD KS Pro, UD Borneo Putra dan UD Karya Jaya, atas prestasinya karena telah masuk dalam supply chain PT AHM sebagai pemasok ke vendor PT AHM," ‎tandas dia. (Dny/Gdn)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya