Karier 5 Pemain Top Ini Hancur Akibat Ulah Sendiri

Sebagian dari lima pemain ini menjadi pecandu alkohol.

oleh Ahmad Fawwaz UsmanDiterbitkan 14 Februari 2017, 17:30 WIB
Nicolas Anelka (AFP/Glyn Kirk)

Liputan6.com, Jakarta - Nicolas Anelka sempat dianggap memiliki karier yang mengesankan di Arsenal. Hebatnya, Arsenal bisa merekrutnya dari Paris Saint-Germain pada musim dingin 1997 hanya dengan biaya 760 ribu euro.

Performa ciamiknya bersama Arsenal diperlihatkan di musim 1998/1999. Kala itu, pemain bernama lengkap Nicolas Sebastien Anelka tersebut melesakkan 19 gol dari 43 laga di usia 20 tahun. Tak heran jika saat itu Anelka menjadi pemain paling diburu di Eropa.

Sayang, ia terburu-buru meninggalkan Arsenal saat mendapatkan tawaran dari Real Madrid. Tergiur dengan biaya transfer 35 juta euro dan upah yang tinggi, Anelka pun resmi berseragam Madrid pada musim panas 1999.

Akibat keserakahannya tersebut, ia justru kesulitan untuk kembali menemukan performa terbaiknya. Kariernya tak berlangsung mulus sebelum memutuskan hijrah ke Chelsea pada 2008, tempat di mana ia memenangkan satu gelar Liga Inggris dan dua Piala FA.

Selain Anelka, ada beberapa pemain berbakat yang kariernya juga hancur akibat ulahnya sendiri. Seperti dikutip Sportskeeda, berikut adalah lima pemain hebat yang masuk daftar tersebut.


1. Paul Merson

Sebelum Anelka, Arsenal juga memiliki pemain berbakat lain yang mencuri perhatian di era 80-an hingga 90-an. Sepulang dari masa peminjaman di Brentford pada musim 1986/1987, Merson mampu menobatkan dirinya sebagai gelandang serang tersubur Arsenal.

Paul Merson (Dailymail)


Tampil dalam 416 laga hingga musim 1996/1997, Merson yang kini menjadi komentator Sky Sports mencetak 99 gol. Ia juga memenangkan dua gelar Liga Inggris, satu Piala FA, satu Piala Liga, dan satu Piala Winners di Arsenal.

Sayang, sikapnya di luar lapangan benar-benar tak layak dicontoh. Mendapat upah yang cukup besar di Arsenal, Merson justru sempat kecanduan bermain judi. Tak hanya itu, ia juga menjadi pecandu kokain dan alkohol.

Karena ulahnya, ia sempat dikirim ke tempat rehabilitasi selama tiga bulan. Pada 1998, ia dijual Arsenal ke Aston Villa. Sejak itu pula penampilannya memburuk dan hanya mendapat kesempatan memperkuat tim-tim medioker.


2. Emmanuel Adebayor

Arsenal kembali membuktikan kehebatannya dalam pencarian pemain berbakat. Adebayor yang menunjukkan bakatnya bersama Metz dan AS Monaco direkrut Arsenal pada 2006 hanya dengan biaya 10 juta euro.

Lanjut Baca:

Sempat berjuang di musim perdana, Adebayor mampu memperlihatkan ketajamannya sejak musim 2007/2008. Total, ia mengoleksi 62 gol dan 22 assist dari 142 pertandingan bersama Arsenal. Sayang, petualangannya di Arsenal hanya bertahan tiga tahun.Ia tergiur dengan tawaran yang datang dari Manchester City pada musim panas 2009. Gaji tinggi menjadi salah satu alasan kepindahan Adebayor. Bahkan, saat itu ia sempat disebut fans Arsenal sebagai pemain mata duitan.Keputusan hijrah ke City pun menjadi awal keterpurukan Adebayor. Selain di musim 2011/2012 dan 2013/2014 saat di Tottenham Hotspur, tak ada musim Adebayor yang mengesankan, bahkan saat bersama Real Madrid di musim 2010/2011.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya