Pengurus MUI ke Israel, Apa Kata JK?

Sejumlah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) datang ke Israel dan bertemu dengan Presiden Reuven Rivlin.

oleh Liputan6 diperbarui 20 Jan 2017, 18:23 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) datang ke Israel dan bertemu dengan Presiden Reuven Rivlin. Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK angkat bicara terkait kunjungan tersebut.

"Soal MUI saya belum dengar kabarnya, kalau negara seperti Israel yang tidak ada hubungan diplomatik, yang tidak boleh berkunjung itu biasanya pejabat negara, jadi nanti di paspornya tertulis tidak boleh mengunjungi Israel," kata JK di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (20/1/2016).

JK menjelaskan, meskipun pejabat negara dilarang mengunjungi Israel, namun masyarakat sipil Indonesia banyak sekali yang berkunjung untuk berziarah.

"Kalau orang biasa itu, banyak sekali yang berkunjung ke sana untuk pergi berziarah, Kristen berziarah ke sana, Islam ke Masjid Al Aqsa, itu rutin," kata dia.

Dia mengaku pernah mengunjungi Israel saat dirinya tidak menjabat di pemerintahan. "Gus Dur pernah ke sana, saya pernah ke sana, tapi dalam posisi bukan pejabat," ucap JK.

Seperti dilansir Antara, laman Kementerian Luar Negeri Israel memuat berita dan foto kunjungan pengurus MUI saat bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. Salah satu pengurus MUI yang berkunjung adalah Profesor Istibsjarob yang mengaku pihaknya merasa terhormat dapat diterima Presiden Rivlin.

Dijelaskan dalam laman tersebut bahwa delegasi MUI ke Israel merupakan inisiatif dari Dewan Australia/Israel dan Urusan Yahudi (AIJAC) yang mempromosikan pentingnya dialog antarkepercayaan dan kebudayaan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya