Liputan6.com, Jakarta: Untuk meningkatkan kemampuan para dokter bedah syaraf, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/6) mengadakan workshop teknik pembedahan tulang belakang. Para pakar bedah syaraf dari Amerika Serikat, Turki, India, dan Mesir diundang panitia workshop untuk mempresentasikan teknik pembedahan dan penanganan kelainan tulang belakang.
Workshop ini bertujuan memperbarui keterampilan dan kemampuan para dokter bedah syaraf dalam teknik pembedahan sesuai dengan perkembangan teknologi dan peralatan bedah yang terus berkembang. Dalam penanganan kelainan tulang belakang, sekarang ini dilakukan tehnik pembedahan sedikit mungkin, sehingga diperlukan keterampilan akan teknik terbaru.
Selain paparan presentasi dari para pakar bedah syaraf dalam dan luar negeri, acara juga diisi dengan praktik bedah pada jenazah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Di RSCM, setiap peserta mempraktekan teknik anterior cervical discectomy and fusion dan posterior lumbal interbody fusion atau penanganan bedah bagian atas dan bawah dengan jenazah specimen.
Workshop yang didukung Perhimpunan Spesialis Bedah Syaraf Indonesia dan Asosiasi Bedah Syaraf Internasional ini akan dilanjutkan dengan simposium para ahli bedah syaraf di Bali.(ADO)
Workshop ini bertujuan memperbarui keterampilan dan kemampuan para dokter bedah syaraf dalam teknik pembedahan sesuai dengan perkembangan teknologi dan peralatan bedah yang terus berkembang. Dalam penanganan kelainan tulang belakang, sekarang ini dilakukan tehnik pembedahan sedikit mungkin, sehingga diperlukan keterampilan akan teknik terbaru.
Selain paparan presentasi dari para pakar bedah syaraf dalam dan luar negeri, acara juga diisi dengan praktik bedah pada jenazah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Di RSCM, setiap peserta mempraktekan teknik anterior cervical discectomy and fusion dan posterior lumbal interbody fusion atau penanganan bedah bagian atas dan bawah dengan jenazah specimen.
Workshop yang didukung Perhimpunan Spesialis Bedah Syaraf Indonesia dan Asosiasi Bedah Syaraf Internasional ini akan dilanjutkan dengan simposium para ahli bedah syaraf di Bali.(ADO)