Liputan6.com, Ciledug: Akibat hujan deras yang mengguyur Selasa (1/6) petang, underpass atau terowongan di perempatan Pasar Ciledug, Tangerang, Banten, tergenang banjir. Kendaraan bermotor tak berani melintas lantaran ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Kendati demikian, ada juga pengendara sepeda motor yang nekat. Hal itu seperti yang dilakukan Irwan. Semula, ia mengira ketinggian air hanya semata kaki. Namun, ternyata ia terjebak dan terpaksa mendorong sepeda motornya yang mogok di tengah banjir.
Kendaraan bermotor yang menghindari banjir akhirnya memilih lewat jalan biasa di samping underpass. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan hingga lalu lintas menuju Tangerang maupun Jakarta macet total.
Banjir juga menggenangi puluhan rumah di Kompleks Bangunreksa, Ciledug. Di beberapa bagian, genangan air masuk ke rumah warga. Penduduk setempat mengaku wilayah tersebut memang langganan banjir bila musim penghujan tiba. Mereka berharap pemerintah kota setempat melebarkan sungai dan melakukan pengerukan agar banjir tak lagi mampir saban musim hujan.(BJK/ANS)
Kendati demikian, ada juga pengendara sepeda motor yang nekat. Hal itu seperti yang dilakukan Irwan. Semula, ia mengira ketinggian air hanya semata kaki. Namun, ternyata ia terjebak dan terpaksa mendorong sepeda motornya yang mogok di tengah banjir.
Kendaraan bermotor yang menghindari banjir akhirnya memilih lewat jalan biasa di samping underpass. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan hingga lalu lintas menuju Tangerang maupun Jakarta macet total.
Banjir juga menggenangi puluhan rumah di Kompleks Bangunreksa, Ciledug. Di beberapa bagian, genangan air masuk ke rumah warga. Penduduk setempat mengaku wilayah tersebut memang langganan banjir bila musim penghujan tiba. Mereka berharap pemerintah kota setempat melebarkan sungai dan melakukan pengerukan agar banjir tak lagi mampir saban musim hujan.(BJK/ANS)