Membangun Karakter Anak Lewat Sekolah Karakter

Di sekolah karakter, prioritas pendidikan tidak melulu pada pencapaian akademis. Tapi, juga menekankan pada pembangunan karakter anak-anak.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Mei 2010, 13:34 WIB
Liputan6.com, Depok: Bermain di alam terbuka. Larut dalam berbagai permainan, seperti bermain masak-masakan. Namun, jangan salah. Dengan bermain seperti itu, mereka sesungguhnya sedang belajar. Kegiatan anak-anak ini merupakan bagian dari penerapan kurikulum di sekolah karakter. Dengan bermain seperti itu, sesungguhnya anak-anak juga dilatih untuk bekerja sama dengan teman dan bebas berekspresi.

Membentuk karakter yang baik memang harus dilakukan sejak usia dini. Dan, itulah yang prioritas sekolah karakter Indonesia Heritage Foundation (IHF) yang didirikan Ratna Megawangi. "Anak bukan hanya hafal mana yang baik dan buruk, tapi ada alasan-alasannya mengapa kita harus jujur. Ada nurani yang terbangun," kata Ratna kepada SCTV, baru-baru ini.

Sekolah berbasis karakter ini jelas berangkat dari kenyataan bahwa pendidikan untuk anak-anak tidak melulu mengenai pengetahuan serta nilai akademis. Namun, juga tentang pentingya membangun nilai-nilai kepribadian. Di sekolah karakter, anak-anak juga belajar tentang bagaimana berpikir kritis, memiliki kepedulian antarsesama, serta kejujuran.(BOG)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya