Liputan6.com, Semarang: Konflik intern Partai Kebangkitan Bangsa antara kubu Alwi Shihab dan Matori Abdul Djalil kian meruncing. Mereka saling mengklaim dukungan dari seluruh Dewan Pimpinan Cabang di Jawa Tengah. PKB kubu Alwi Shihab menyatakan, 35 DPC PKB di Jateng dipastikan akan menghadiri Muktamar Luar Biasa di Yogyakarta, pada 17-19 Januari 2002. Demikian penuturan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Jateng Abdul Kadir Karding, di Semarang, baru-baru ini.
Menurut Karding, pengurus cabang sudah menandatangani kesepakatan di atas kertas bermaterai. Isinya, mereka akan datang ke MLB Yogyakarta. Mereka juga bersedia menerima sanksi jika datang ke MLB kubu Matori di Jakarta. Sebaliknya, Ketua DPW PKB Jateng versi Matori Ircham Abdurachim memastikan 35 DPC PKB se-Jateng akan hadir ke MLB di Jakarta. "Masing-masing DPC akan mengirimkan empat orang wakilnya ke MLB Jakarta 14-16 Januari," ungkap Ircham.
Menanggapi surat peringatan Dewan Pimpinan Pusat PKB Alwi Shihab, yang akan memecat pengurus partai pendukung Matori, Ircham mengatakan tidak akan menghiraukan surat tersebut. Tampaknya konflik antara kedua belah pihak sulit diselesaikan. Hal itu diakui Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi [baca: PBNU Pesimistis Bisa Menuntaskan Kemelut PKB].(ZAQ/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo)
Menurut Karding, pengurus cabang sudah menandatangani kesepakatan di atas kertas bermaterai. Isinya, mereka akan datang ke MLB Yogyakarta. Mereka juga bersedia menerima sanksi jika datang ke MLB kubu Matori di Jakarta. Sebaliknya, Ketua DPW PKB Jateng versi Matori Ircham Abdurachim memastikan 35 DPC PKB se-Jateng akan hadir ke MLB di Jakarta. "Masing-masing DPC akan mengirimkan empat orang wakilnya ke MLB Jakarta 14-16 Januari," ungkap Ircham.
Menanggapi surat peringatan Dewan Pimpinan Pusat PKB Alwi Shihab, yang akan memecat pengurus partai pendukung Matori, Ircham mengatakan tidak akan menghiraukan surat tersebut. Tampaknya konflik antara kedua belah pihak sulit diselesaikan. Hal itu diakui Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi [baca: PBNU Pesimistis Bisa Menuntaskan Kemelut PKB].(ZAQ/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo)