Harga Beras di Jayapura Merangkak Naik

Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Irianjaya merangkak naik. Kepala Dolog Provinsi Papua Ferry Themba mengatakan, kenaikan harga belum sampai pada tingkat gejolak.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Januari 2002, 01:23 WIB
Liputan6.com, Jayapura: Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Jayapura, Irianjaya, naik rata-rata Rp 500 hingga Rp 1.000 per kilogram. Besar dugaan, lonjakan terjadi karena ada isu harga bahan bakar minyak juga akan naik. Untuk mengantisipasi keadaan itu, depot logistik setempat akan segera menggelar operasi pasar. Demikian hasil pantauan SCTV di Pasar Ampera dan Hamadi Jayapura, baru-baru ini.

Kenaikan harga terjadi pada beras cap Lumbung Padi, MM, dan beras Dolog. Harga beras MM dan Lumbung Padi naik dari Rp 3.500 menjadi Rp 4.000 per kilogram. Sedangkan harga beras Dolog meningkat dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.500 per kilogram.

Menanggapi keadaan itu, Kepala Dolog Provinsi Papua Ferry Themba mengatakan, kenaikan harga belum sampai pada tingkat gejolak. Ia menjelaskan, tingkat gejolak baru akan terjadi bila harga beras Dolog mencapai Rp 4.000 hingga Rp 4.500 per kilogram. Lebih jauh, Ferry memastikan, hingga empat bulan ke depan, stok beras di Irianjaya masih mencukupi. "Dolog setempat masih memiliki stok beras sebanyak 26.870 ton," ungkap Ferry.(ICH/Papua Ruba`i Kadir)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya