Setelah 50 Tahun, Volvo Kalah di Tanah Kelahirannya Sendiri

Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu lebih dari 50 tahun terakhir, Volvo tak lagi jadi mobil terlaris di tanah kelahirannya sendiri.

oleh Rio Apinino diperbarui 04 Jan 2017, 14:41 WIB
Logo Volvo, pabrikan asal Swedia (Foto: wallpaperevo.com).

Liputan6.com, Gothenburg - Volvo, pabrikan asal Swedia, untuk pertama kalinya dalam kurun waktu lebih dari 50 tahun terakhir tak lagi jadi mobil terlaris di tanah kelahirannya sendiri pada tahun lalu.

Lantas, siapakah yang mengalahkannya? Sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (4/1/2017), Volkswagen Golf jadi model paling laris dengan pangsa pasar 5,9 persen. Sementara Volvo V70, S90, dan V90 hanya berhasil menguasai 5,7 persen saja.

Volvo sendiri terakhir kali terlempar dari posisi teratas pada 1962. Saat itu, Volkswagen Beetle, atau yang juga dikenal dengan nama VW Kodok, menjadi idola.

Meski demikian, patut digarisbawahi bahwa angka tersebut dihitung per model. Sementara jika menyebut merek secara keseluruhan, Volvo masih jadi paling laris. Ini disebabkan karena memang line up Volvo lebih besar dibanding yang lain.

Satu dari lima model yang terjual di Swedia bermerek Volvo. Lebih spesifik, Volvo menguasai pangsa pasar 21,5 persen, sementara VW hanya 15,7 persen.

Secara keseluruhan, Asosiasi Pabrikan Mobil Swedia mencatat tahun lalu ada 372 ribu mobil baru. Angka ini naik 8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sebagai informasi tambahan, sejak 2010 lalu Volvo resmi diakuisisi oleh pabrikan otomotif Tiongkok, Zhejiang Geely Holding Group. Meski secara hukum telah dibeli, Volvo tetap dianggap sebagai pabrikan ikonik Swedia.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya