Honda Butuh Enam Tahun untuk Putuskan Tarik Odyssey

Honda baru saja memutuskan untuk menarik 634 ribu minival Odyssey model tahun 2011 hingga 2016 di Amerika Serikat (AS).

oleh Rio Apinino diperbarui 03 Jan 2017, 14:00 WIB
High MPV ini hadir dengan tambahan fitur baru meliputi New Roof Monitor dan Built-in GPS Navigation.

Liputan6.com, California - Honda baru saja mengeluarkan perintah penarikan terhadap 634 ribu minivan Odyssey model tahun 2011 hingga 2016 di Amerika Serikat (AS). Penarikan ini dilakukan setelah enam tahun laporan masalah pertama kali masuk.

Informasi ini diketahui melalui dokumen penarikan alias recall dari otoritas terkait, yaitu National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Demikian seperti yang dikutip dari forbes.com, Rabu (3/1/2017).

Dalam dokumen itu, disebutkan Honda mendapat pengaduan melalui klaim garansi dari dua orang pemilik Odyssey pada Januari 2011. Namun laporan itu tidak ditindaklanjuti. Saat itu, pabrikan Jepang itu terus memantau kasus tersebut. 

Pada 2014, ramai pemilik Odyssey mengeluhkan kasus serupa di situs NHTSA. Setahun kemudian, tepatnya pada Januari 2015, Honda mengatakan telah mendapat keluhan resmi kedua. Perbaikan akhirnya selesai pada Juni 2015.

Mei 2016, Honda mengirim pemberitahuan kepada dealernya. Pabrikan Jepang itu menanyakan tentang keluhan konsumen. Mereka ternyata sedang melakukan investigasi.

Pada September 2016, media sosial ramai kembali oleh keluhan konsumen. Kali ini ia bahkan mengaku terluka. Baru pada 20 Desember 2016 Honda memberitahu NHTSA bahwa mereka akan melakukan penarikan. Penarikan pun sudah dimulai sekarang.

Penarikan sendiri disebabkan karena adanya masalah di jok baris kedua. Normalnya, jok ini dirancang untuk bisa digeser ke depan untuk memungkinkan akses yang lebih mudah ke jok baris belakang. Namun jok tengah ini ternyata diketahui tidak mengunci dengan baik saat dikembalikan ke posisi normal.

Lewat investigasi, Honda mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah pengerasan gemuk karena faktor suhu dan kelembaban.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya