5 Alasan Ibrahimovic Sangat Ideal bagi MU

Ibrahimovic diharapkan bisa menghasilkan trofi bergengsi bagi MU.

oleh Ahmad Fawwaz UsmanDiterbitkan 02 Januari 2017, 18:50 WIB
Penyerang Manchester United (MU) Zlatan Ibrahimovic. (Reuters/Darren Staples)

Liputan6.com, Manchester - Mendatangkan Zlatan Ibrahimovic adalah sebuah keputusan tepat yang diambil pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho. Terbukti, kehadirannya menjadi alasan mengapa MU kembali mampu bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris 2016/2017.

MU menjadi klub yang beruntung karena bisa meminang pemain sekaliber Ibrahimovic dengan status bebas transfer di musim panas 2016. Padahal, saat itu banyak sekali klub yang menginginkan jasa pemain kelahiran 3 Oktober 1981 tersebut.

Bahkan, salah satu klub Tiongkok melayangkan tawaran luar biasa untuk Ibrahimovic, yakni gaji 56 juta pounds per tahun. Namun, Ibrahimovic lebih memilih bergabung dengan MU karena terpacu memenangkan gelar Liga Inggris.

Kolaborasi Ibrahimovic dengan MU pun dinilai sangat tepat. Seperti dikutip Dream Team FC, berikut adalah lima alasan yang menegaskan bahwa Ibrahimovic memang pemain yang ideal bagi MU:


1. Peduli dengan Klub

Meski dikenal sebagai sosok yang arogan, faktanya Ibrahimovic selalu memiliki hubungan baik dengan semua klub yang dibelanya. Kecuali saat di Barcelona, Ibrahimovic melakukan hal itu di Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan Paris Saint-Germain.

Zlatan Ibrahimovic saat masih berseragam AC Milan. (EPA/Matteo Bazzi)


Alhasil, Ibrahimovic pun menjadi sosok yang begitu disukai para suporter. Ia tak pernah sungkan menunjukkan kepeduliannya terhadap klub yang dibelanya. Bahkan, ketika AC Milan memenangkan trofi Piala Super Italia 2016, ia juga mengirimkan ucapan selamat.

Kini, ia melakukan hal itu bersama MU. Itu mengapa ia selalu bekerja keras saat melakoni sebuah pertandingan. Hasilnya, Ibrahimovic selalu mampu membawa klubnya memenangkan gelar liga. Target itu pula yang dipancang Ibrahimovic di MU.

Tanpa kerja keras Ibra, tak mungkin MU masih berpeluang menembus zona empat besar Liga Inggris. Setelah melewati momen buruk, kini MU hanya terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur yang duduk di posisi keempat.


2. Mirip Cantona

Di luar kemampuannya sebagai pesepak bola, Eric Cantona adalah sosok yang tak disukai banyak pihak. Itu karena ia kerap mengeluarkan komentar kontroversial kepada banyak pihak. Selain itu, pemain yang dikenal dengan tendangan kungfu itu dikenal sebagai sosok yang sombong.

Lanjut Baca:

Meski begitu, Cantona memberikan kontribusi vital selama memperkuat MU. Mencetak 75 gol dari 168 laga, Cantona membawa MU memenangkan empat gelar Liga Inggris, dua Piala FA, dan tiga Community Shield.Ibrahimovic pun berpeluang menjejaki kesuksesan Cantona. Sama-sama bersikap arogan, Ibrahimovic juga sangat tajam di depan gawang lawan. Buktinya, ia sudah menciptakan 17 gol dan enam assist dari 27 laga di semua kompetisi.Yang patut ditunggu adalah apakah kontribusi Ibrahimovic bisa membawa MU meraih gelar bergengsi. Setidaknya, Ibrahimovic sudah berandil dalam kesuksesan MU memenangkan trofi Community Shield 2016.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya