Pengusaha: Uang Rupiah Baru Jadi Momentum Tegakkan Kedaulatan

Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik peluncuran uang rupiah baru.

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 20 Des 2016, 10:28 WIB
Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik peluncuran uang rupiah baru.

Liputan6.com, Jakarta - Peluncuran uang rupiah baru tahun emisi 2016 mendapat tanggapan positif dari semua pihak, tak terkecuali dari kalangan pengusaha. Adanya uang rupiah baru diharapkan bisa mendorong kedaulatan Tanah Air.

Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik peluncuran uang rupiah baru yang langsung dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kemarin.

Ketua Kadin Indonesia Rosan P. Roslani mengaku apa yang sudah dilakukan oleh Bank Indonesia tersebut harus didukung oleh semua pihak. Salah satu dukungan paling sederhana adalah meningkatkan penggunaan rupiah dalam bertransaksi dan menabung di dalam negeri.

"Pengusaha melihat bahwa uang baru ini harus dijadikan momentum untuk lebih menggunakan mata uang kita di Tanah Air ini," kata Rosan kepada Liputan6.com, Selasa (20/12/2016). Selama ini memang beberapa orang lebih suka bertransaksi menggunakan mata uang di luar rupiah. Orang-orang tersebut terutama yang berada di daerah terdepan atau beranda Indonesia.

Rosan juga mengapresiasi upaya Bank Indonesia yang juga meningkatkan sisi keamanan dalam uang rupiah baru emisi 2016. "Ini juga bisa jadi pencegahan pemalsuan mata uang kita," ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan, pergantian seri fisik uang merupakan suatu yang rutin dilakukan dalam sebuah negara. Hal ini dilakukan untuk mengganti fisik uang yang sudah lusuh dengan tampilan desain yang lebih baru.

"Dengan adanya uang baru ini, sesuatu hal yang rutin dilakukan di suatu negara untuk mengganti uangnya. Uang baru ini sangat bermanfaat untuk refreshing dari fisik uangnya sendiri," ujar dia di Stasiun Juanda, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Asmawi juga menyambut baik desain baru yang lebih banyak menampilkan gambar pahlawan nasional. Menurut dia, hal ‎sebagai bentuk apresiasi negara terhadap jasa para pahlawannya. "Yang baru ini memunculkan pahlawan. Ini ada apresiasi juga terhadap seni indonesia. Ya, kita menghargai pahlawan," kata dia.

Sementara terkait dengan tingkat pengamanan, Asmawi yakin uang rupiah baru ini akan lebih aman dan sulit dipalsukan. Sebab, setiap pergantian seri uang biasanya diiringi dengan peningkatan teknologi pengamanannya.

Seperti diketahui, setidaknya ada 11 mata uang rupiah Emisi 2016 dengan gambar pahlawan baru yang diluncurkan Jokowi. Uang rupiah baru yang diluncurkan tersebut terdiri atas tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam. Uang rupiah baru ini akan menampilkan 12 gambar pahlawan nasional.

Uang rupiah kertas yang diterbitkan terdiri atas nilai nominal Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sedang uang rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100. (Yas/Gdn)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya