Kilas Kriminal: Geger Soal Ujian SD Memuat Unsur Porno di Bogor

Soal ujian ini dinilai tak patut diberikan pada siswa kelas V Sekolah Dasar.

oleh Liputan6 diperbarui 16 Des 2016, 14:22 WIB
Soal ujian ini dinilai tak patut diberikan pada siswa kelas V Sekolah Dasar.

Liputan6.com, Jakarta Di tengah gencarnya perang terhadap pornografi, soal ujian bahasa Sunda kelas V Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, justru mengandung pornografi.

Kisah Cianteng Sumedang memuat tindakan perkosaan seorang pria pada kembang desa. Soal ini dinilai tak patut diberikan pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Berita itu mengawali Kilas Kriminal yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (16/12/2016).

Masih di Bogor, Jawa Barat, aksi nekat merampok mini market kembali terjadi. Dengan modus pura-pura menjadi pembeli, seorang wanita dengan leluasa mengambil barang jualan tanpa membayar, tindakan jahat ini terekam CCTV mini market.

Tiga buronan polisi spesialis perampok mini market ini akhirnya dibekuk jajaran Polsek Gunung Putri dan terancam kurungan lima tahun penjara.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Tim Resmob Polres Kulonprogo berhasil membekuk tiga anggota Geng Klitih pembacok pelajar di jalanan Kota Yogyakarta.

Mereka yang semula gagah bersenjata tajam kini ketakutan dan pasrah, mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dan kekerasan secara berkelompok.

Sementara di Cengkareng, Tangerang, polisi terus memeriksa kejiwaan Lia Aprilia, wanita berusia 20 tahun yang tega membunuh bayinya. Dugaan sementara, Lia ingin menutupi aib bahwa bayi laki-laki yang dilahirkannya ialah hasil hubungan gelap dengan sang kekasih.

Penyidik Polsek Cengkareng membawa Lia ke Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur bersama jasad sang bayi.

Saksikan tayangan video selengkapya dalam tautan ini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya