Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia akhirnya lolos ke final Piala AFF 2016. Tim Garuda masuk ke final setelah menang agregat 4-3 dari timnas Vietnam di babak semifinal.
Boaz Solossa dan kawan-kawan bakal bertemu timnas Thailand atau Myanmar di partai puncak. Partai final sendiri akan digelar dengan sistem dua leg. Leg pertama bakal digelar 14 Desember sedangkan leg kedua 17 Desember.
Bagi timnas Indonesia, keberhasilan ini terasa spesial. Ini karena kondisi timnas sebetulnya belum pulih benar pasca pencabutan sanksi FIFA.
Timnas pun sebenarnya tak diprediksi bakal melangkah jauh. Namun semua prediksi itu kini sirna. Tim Garuda terbang tinggi ke partai final.
Sepanjang sejarah Piala AFF yang dahulu bernama Piala Tiger, Indonesia sudah masuk final sebanyak lima kali, termasuk final kali ini. Sayangnya, dari empat final sebelumnya, Indonesia selalu gagal.
Bagaimana perjalanan Indonesia di final-final tersebut, berikut paparannya:
Advertisement
1. Final Piala Tiger 2000: Thailand Vs Indonesia
Ini adalah kali pertama Indonesia masuk ke final Piala Tiger yang kini bernama Piala AFF sejak keikutsertaan pertama kali pada 1996. Di final, Indonesia bertemu tim kuat, Thailand.
Partai ini sebetulnya adalah partai ulangan di fase grup. Ya, Indonesia sebelumnya pernah bertemu Thailand di fase grup dan berakhir dengan kemenangan Thailand 4-1.
Timnas Indonesia saat itu dilatih Nandar Iskandar dan bermaterikan pemain seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni Christiawan, dan Aji Santoso. Kondisi timnas pun baru pulih dari skandal Mursyid Effendi di Piala Tiger 1999.
Sayang, penampilan ini gagal diulang di partai puncak. Tim Garuda kembali digebuk Thailand dengan skor 1-4 di Rajamangala Stadium, Bangkok. Pesta gol Thailand diawali gol Worrawoot Srimakadi menit 14 dan 18. Indonesia sempat memperkecil ketinggalan lewat gol Uston Nawawi di menit 20.
Tapi Thailand memperlebar jarak setelah Worrawoot mencetak gol ketiga di menit 32 dan Tanongsak Prajakkata di menit 65. Thailand sukses menggondol gelar juara Piala Tiger kedua mereka.
Kendati demikian, Gendut Doni berhasil mencuri perhatian dengan menggondol gelar topskor turnamen bersama striker Thailand, Worrawoot Srimaka. Berdua, mereka sama-sama mencetak 5 gol.