Liputan6.com, Kashmir: Pertemuan antara kepala negara Pakistan dan India di Konferensi Tingkat Tinggi negara Asia Selatan [baca:Presiden Pakistan dan PM India Berjabat Tangan] di Kathmadu, Nepal, tak menyurutkan bentokan senjata pasukan kedua negara bertetangga itu. Bentrokan terakhir berlangsung Sabtu silam (5/1) di wilayah Kashmir, perbatasan kedua negara. Pasukan bersenjata India menghujani tembakan ke arah Lembah Kotli, di dekat garis pengawasan di Kashmir.
Pada peristiwa itu, seorang wanita tewas tertembak dan sejumlah orang lainnya terluka. Sebagian besar korban adalah kaum wanita. Kementerian Pertahanan India menuduh pasukan Pakistan memulai tembak menembak dengan menghujani tembakan mortir dan senjata mesin ke arah perbatasan India. Serangan itu menyebabkan enam orang luka berat termasuk dua tentara India. Sedangkan Pakistan menuding pasukan India menembaki desa-desa di wilayah Pakistan. Ketegangan antara India dan Pakistan memaksa ratusan warga di perbatasan Kashmir dan Samba Jammu mengungsi [baca:Ratusan Warga Kashmir Mulai Mengungsi].
Brigadir Yaqub Khan dari pasukan Pakistan menyatakan sekitar 20 orang telah tewas dan lebih dari 40 orang luka berat terkena tembakan pasukan India di perbatasan bulan silam. Data resmi menyebutkan lebih dari 33 ribu orang tewas di wilayah Kashmir sejak pemberontakan pecah pada 1989. Sedangkan kelompok gerilyawan mengklaim 80 ribu korban tewas dalam bentrokan bersenjata di wilayah tersebut.(COK/Uri)
Pada peristiwa itu, seorang wanita tewas tertembak dan sejumlah orang lainnya terluka. Sebagian besar korban adalah kaum wanita. Kementerian Pertahanan India menuduh pasukan Pakistan memulai tembak menembak dengan menghujani tembakan mortir dan senjata mesin ke arah perbatasan India. Serangan itu menyebabkan enam orang luka berat termasuk dua tentara India. Sedangkan Pakistan menuding pasukan India menembaki desa-desa di wilayah Pakistan. Ketegangan antara India dan Pakistan memaksa ratusan warga di perbatasan Kashmir dan Samba Jammu mengungsi [baca:Ratusan Warga Kashmir Mulai Mengungsi].
Brigadir Yaqub Khan dari pasukan Pakistan menyatakan sekitar 20 orang telah tewas dan lebih dari 40 orang luka berat terkena tembakan pasukan India di perbatasan bulan silam. Data resmi menyebutkan lebih dari 33 ribu orang tewas di wilayah Kashmir sejak pemberontakan pecah pada 1989. Sedangkan kelompok gerilyawan mengklaim 80 ribu korban tewas dalam bentrokan bersenjata di wilayah tersebut.(COK/Uri)