Pelaku Perang Antardesa di Pasuruan Menyerahkan Diri

Pelaku utama kerusuhan antar-Desa Kisik dan Desa Kaligung, Pasuruan, menyerahkan diri ke Polda Jatim. Buchori yang bersembunyi di Kecamatan Kejayan, menyerahkan diri setelah diancam akan ditembak.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 Januari 2002, 02:27 WIB
Liputan6.com, Surabaya: Buchori, seorang pelaku utama kerusuhan antar-Desa Kisik dan Desa Kaligung di Kota Pasuruan menyerahkan diri ke Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kamis (3/1). Buchori yang bersembunyi di sebuah desa di Kecamatan Kejayan, menyerahkan diri setelah diancam akan ditembak.

Di hadapan polisi, Buchori mengaku bahwa peristiwa bermula ketika ia datang ke Desa Kisik sewaktu Hari Lebaran. Sedianya, dia hendak meminta maaf kepada sejumlah tokoh masyarakat Kisik atas peristiwa sebelumnya. Namun, saat itu, warga setempat yang bernama Fatoni kedapatan membawa celurit untuk membunuh Buchori. Merasa jiwanya terancam, Buchori langsung melempar petasan ke arah Fatoni.

Tak disangka, peristiwa ini berbuntut penyerangan warga Desa Kisik ke Kaligung, tempat tinggal Buchori. Terlebih lagi, warga Kaligung juga melakukan hal serupa sebagai balasan lantaran dendam lama --pernah suatu waktu seorang warga Kaligung dibunuh warga Kisik, namun tak diproses secara hukum. Akibat kerusuhan antardesa tersebut, lebih dari 60 rumah hancur.(SID/Hasan Sentot dan Joko SB)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya