Rutin Konsumsi Air Mani Cegah Flu, Apa Iya?

Blogger gaya hidup Tracy Kiss terbiasa mengonsumsi smoothie plus air mani. Menurutnya biasa minuma smoothie ini ia tidak sakit flu.

oleh Benedikta Desideria diperbarui 24 Nov 2016, 06:30 WIB

Liputan6.com, New York- Blogger gaya hidup yang tinggal di Inggris, Tracy Kiss, biasa menambahkan air mani ke dalam smoothie yang dibuatnya. Menurut Kiss, menambahkan air mani ke dalam smoothie setiap pagi bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Tracy Kiss/dok: metro.co.uk

 

Sehingga tak heran setiap pagi, Kiss mencampurkan air mani ke dalam campuran bahan-bahan smoothie seperti buah, biji-bijian, sayur, dan susu almond. Pasokan air mani tersebut berasal dari temannya yang memiliki gaya hidup sehat (tidak merokok, tidak minum alkohol, dan bebas dari penyakit menular seksual).

Sejak rutin melakukan kebiasaan tersebut, dia belum pernah mengalami demam maupun flu. Sehingga Kiss merasa daya tahan tubuhnya lebih kuat.

Tracy Kiss/dok: metro.co.uk

Lalu, benarkah dengan mengonsumsi air mani bisa mencegah flu datang?

Air mani tangkal flu?

Menanggapi hal tersebut juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics Amerika Serikat, Allisa Rumsey, mengungkapkan benar di dalam air mani terdapat vitamin C dan zinc. Kedua kandungan tersebut berperan meningkatkan imunitas tubuh. Namun bukan berarti dengan rutin mengonsumsi air mani bakal terbebas dari flu.

"Jumlah kandungan vitamin C dan zinc, amat rendah sehingga tidak akan memberikan manfaat seperti itu dalam tubuh," kata Allisa mengutip laman Prevention, Kamis (24/11/2016).

Mengenai daya tahan tubuh Kiss yang terjaga sejak rutin mengonsumsi smoothie, Allisa mengungkapkan bukan air mani yang membuat daya tahannya bagus, melainkan kandungan buah dan sayuran di dalam smoothie tersebut.

 

Mengonsumsi minuman sehat seperti smoothie pepaya juga dapat dijadikan bahan untuk perbesar payudara

 

Seperti diketahui buah dan sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, antioksidan, dan fitokimia yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. "Faktor inilah yang menurunkan risiko Kiss sakit," kata Allisa.

Manfaat mengonsumsi buah dan sayur bisa terlihat dari studi Boston University, Amerika Serikat. Peneliti menganalisis 1.000 wanita hamil serta asupan makanannya. Rupanya wanita hamil yang lebih banyak makan sayuran dan buah cenderung tidak terkena penyakit infeksi.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya