Liputan6.com, Jakarta - Hari H Pilpres Amerika Serikat akan jatuh pada tanggal 8 November 2016. Warga AS menyambutnya dengan suka cita, tak terkecuali para selebritas Hollywood.
Advertisement
Bahkan kini Hollywood seperti terbagi dua kubu, antara pendukung capres yang diusung oleh Partai Republik, Donald Trump atau capres dari Partai Demokrat, yakni Hillary Clinton.
Masing-masing capres seperti tak mau kalah dengan memiliki deretan aktor/aktris dan musikus yang siap mendukung mereka bahkan rela melakukan hal apa saja. Seperti Katy Perry yang selalu menyuarakan kampanye untuk mendukung Hillary, bahkan ia rela tampil bugil di sebuah video kampanye.
Berikut ini adalah deretan selebritas Hollywood yang lantang menyuarakan aksi mendukung Donald Trump atau Hillary Clinton, dilansir dari Mirror.
Pendukung Donald Trump: Clint Eastwood, Dennis Rodman, Azealia Banks dan Hulk Hogan
1. Clint Eastwood
Aktor gaek Clint Eastwood mengaku sebagai pendukung Donald Trump karena ia lelah dengan generasi Amerika Serikat masa kini yang menurutnya lembek, dan Clint Eastwood bilang bahwa mereka membutuhkan orang seperti Donald Trump.
2. Dennis Rodman
Ada pula selebritas yang juga mantan pebasket, Dennis Rodman, yang ikut mendukung Donald Trump. Ia pernah menulis dukungannya di Twitter yang berisi bahwa AS tidak membutuhkan politikus, tetapi perlu seorang pebisnis seperti Trump untuk memimpin AS.
3. Azealia Banks
Sedangkan rapper Azealia Banks mendukung capres 70 tahun itu dengan mengatakan bahwa Hillary adalah seorang robot yang telah dibentuk dan punya agenda tersendiri. "Saya ingin sekali Donald Trump memenangkan pemilu," cuit Azealia Banks.
4. Hulk Hogan
Pegulat tersohor Hulk Hogan juga menyatakan dukungannya terhadap Donald Trump dengan mengatakan ingin menjadi wakilnya dalam pemerintahan.
Pendukung Donald Trump: Mike Tyson, Charlie Sheen, Jon Voight dan Kid Rock
5. Mike Tyson
Mike Tyson sempat menyatakan mendukung Donald Trump dengan mengatakan bahwa ia harus menjadi presiden AS. "Mari coba sesuatu yang baru. Mari kita jalankan AS seperti sebuah bisnis, di mana warna kulit tidak penting. Siapapun bisa mendapat pekerjaan," ujar mantan petinju tersebut.