Liputan6.com, Yangon - Timnas Indonesia akan melakoni laga uji coba ketiganya dengan melawan Myanmar di Stadion Thuwanna YTC, Jumat (4/11/2016) sore WIB. Ini merupakan uji coba tandang pertama Tim Garuda sebelum turun di ajang Piala AFF 19 November-17 Desember 2016 mendatang.
Sebelumnya, Timnas Indonesia telah dua kali menggelar laga uji coba, yakni melawan Malaysia dan Vietnam. Pada laga melawan Harimau Malaya, Tim Garuda sukses meraih kemenangan 3-0 di Stadion Manahan, Solo.
Sedangkan ketika menjamu Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Indonesia harus puas bermain imbang 2-2. Meski begitu, bisa dibilang hasil dua laga uji coba ini sangat memuaskan mengingat Indonesia hanya memiliki waktu mepet untuk mempersiapkan tim.
Akan tetapi, jelang melawan Myanmar, persiapan timnas Indonesia bisa dibilang sedikit lebih matang. Pelatih timnas, Alfred Riedl, sempat melakukan dua kali pemusatan latihan di Yogyakarta dan juga Karawaci sebelum terbang ke Myanmar.
Pada pemusatan latihan di Yogyakarta, pelatih asal Austria itu fokus pada pengembangan kondisi fisik para pemain. Pasalnya, Riedl sempat mengeluhkan kondisi fisik para pemain yang tidak maksimal karena jadwal yang padat di ajang Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.
Advertisement
"Selalu ada peningkatan. Dalam menilai 5-10 persen naik itu tidak bisa dihitung. Tapi, kami tahu dan lihat pemain sudah ada peningkatan fisik," ujar Riedl usai melatih di Stadion Maguwoharjo Selasa (25/10/2016).
Sementara pada pemusatan latihan di Karawaci, Riedl mulai menerapkan taktik dan strategi yang bakal dia gunakan. Penyelesaian akhir menjadi fokus utama Riedl dalam melatih timnas Indonesia di TC Karawaci.
"Latihan dibagi dua grup, satu grup untuk finishing, satu grup untuk latihan taktik, untuk lebih paham lagi bagaimana kita bergerak dalam pertahanan," kata Riedl kepada wartawan, Minggu (30/10/2016) di Karawaci.