Liputan6.com, Jakarta Tahun 2016 memang sebentar lagi akan berakhir. Namun film-film Indonesia baru, masih akan terus masih akan terus meramaikan bioskop Tanah Air.
Advertisement
Seperti biasa, film-film yang akan tayang meliputi genre yang beragam. Ada drama, komedi, aksi, hingga film petualangan, satu genre yang tak terlalu banyak digarap sineas Indonesia.
Yang menarik, dua film Acha Septriasa dan Fedi Nuril, diputar sekaligus di bulan ini. Tak hanya itu, keduanya bahkan bermain di judul yang sama, dan diarahkan oleh sutradara yang sama pula. Namun dua film tersebut memiliki nuansa yang jauh berbeda.
Lantas, apa saja film-film yang layak ditonton pada bulan November ini? Liputan6.com memilihkannya untuk Anda:
Shy Shy Cat
Kalau film komedi adalah genre film favorit Anda, bulan November menghadirkan Shy Shy Cat untuk Anda.
Film dari sutradara Monty Tiwa ini bercerita tentang Mira (Nirina Zubir), gadis desa yang sukses di Jakarta. Hanya saja, janjinya pada sang ayah untuk dijodohkan, membuatnya kembali ke desa bersama sahabat-sahabatnya, Jessy (Acha Septriasa), dan Umi (Tika Bravani).
Sesampainya di kampung halaman, ternyata Otoy (Fedi Nuril), laki-laki yang dijodohkan sang ayah, membuat tiga serangkai ini kesengsem. Sayangnya, wanita idaman si Otoy ternyata jauh dari ‘spesifikasi’ mereka.
Shy Shy Cat akan mulai ditayangkan pada3 November 2016.
Terpana
Yang ini, adalah film drama yang mengisahkan manusia dan takdir.
Rafian (Fachri Albar) hampir kehilangan nyawanya bila tak diselamatkan Ada (Raline Shah). Rafian menganggap ini bukan kebetulan, ini pasti karena keberadaan Ada. Sementara Ada, percaya sebaliknya.
Di sebuah lorong bercabang, Rafian ingin membuktikan siapa yang benar di antara mereka. Dia meminta Ada memilih jalan ke kiri atau kanan. Mungkinkah mereka akan bertemu lagi?
Film Terpana yang disutradarai oleh Richard Oh dan juga dibintangi oleh Reza Rahadian ini, akan tayang pada 3 November 2016.
Ibu Maafkan Aku
Performa aktris senior Indonesia, Christine Hakim, bisa kembali dinikmati dalam Ibu Maafkan Aku.
Dalam film ini, Christine akan memerankan karakter seorang ibu tiga anak yang berjuang membesarkan anak-anaknya dalam keterbatasan ekonomi. Hidupnya makin keras setelah suaminya meninggal dunia, namun ia tidak menyerah. Mencari nafkah dengan memecah batu kali, ia berharap anak-anaknya memiliki penghidupan yang lebih baik darinya.