Liputan6.com, Jakarta Sepak bola adalah olahraga yang kerap dihiasi dengan sebuah drama. Tak hanya kebahagiaan, momen menyedihkan pun kerap terjadi. Apalagi untuk seorang pemain yang menyia-nyiakan peluang emas.
Sudah ada beberapa kegagalan terburuk yang tercipta dalam sejarah sepak bola. Padahal, jika mereka mampu memaksimalkan peluang, bukan tak mungkin tim yang diperkuat mereka bisa meraih gelar juara.
John Terry adalah salah satu pemain yang sempat membuat kegagalan besar di momen penting. Seperti dilansir Sportskeeda, setidaknya ada lima pemain yang tercatat membuat kegagalan terbesar dalam sejarah sepak bola modern.
Advertisement
Berikut lima pemain tersebut:
1. John Terry (Final Liga Champions 2008)
1. John Terry (Final Liga Champions 2008)
Hujan deras yang turun di Olimpiyskiy Stadion Luzhniki tak mampu menutupi berlinangnya air mata Terry. Maklum, saat itu Terry dianggap sebagai biang keladi kegagalan Chelsea meraih gelar juara Liga Champions 2007/2008.
Kala itu, duel final antara Chelsea dan Manchester United harus dilanjut ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain 1-1 di waktu normal dan babak tambahan. Kala itu, Terry yang menjadi eksekutor ketiga gagal menceploskan bola dari titik putih.
Sebelum sempat menendang bola, Terry terpeleset hingga bola tendangannya tak menemui sasaran. Hingga kini, itu masih disebut sebagai momen terburuk sepanjang karier Terry bersama The Blues. Ia pun sempat menjadi bahan ejekan fans-fans lawan akibat momen itu.
2. Arjen Robben (Final Liga Champions 2012)
2. Arjen Robben (Final Liga Champions 2012)
Sejatinya, Bayern Muenchen memiliki peluang besar untuk memenangkan gelar Liga Champions 2011/2012. Sayang, mereka lengah saat sedang unggul 1-0 lewat gol Thomas Mueller di menit 83.
Kelengahan mereka dimanfaatkan Didier Drogba yang mencetak gol penyeimbang di menit 88. Skor 1-1 bertahan, duel pun dilanjutkan ke babak tambahan. Tepat di menit 95, Muenchen mendapatkan hadiah penalti.
Sayang, kesempatan itu gagal dimaksimalkan Robben yang maju sebagai eksekutor. Ia gagal menaklukkan kiper Peter Cech dari titik putih. Kegagalan itu membuat Chelsea semakin percaya diri saat laga dilanjutkan ke adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Chelsea mampu mengamankan keunggulan 4-3. Kekalahan itu sangat menyakitkan bagi Muenchen dan Robben. Terlebih, final saat itu dihelat di Allianz Arena.