Hidayat Nur Wahid: MPR Tidak Pernah Melupakan Berzikir

Berbagai harapan disampaikan Pimpinan MPR, dalam memperingati HUT nya yang ke 71, dengan menggelar acara MPR Berzikir.

oleh Liputan6 diperbarui 31 Agu 2016, 18:15 WIB
Berbagai harapan disampaikan Pimpinan MPR, dalam memperingati HUT nya yang ke 71, dengan menggelar acara MPR Berzikir.

Liputan6.com, Jakarta Berbagai harapan disampaikan Pimpinan MPR, dalam memperingati HUT nya yang ke 71, dengan menggelar acara MPR Berzikir. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid misalnya, dia berharap masyarakat bisa melihat bahwa MPR tidak pernah melupakan berzikir. Meski MPR sendiri merupakan lembaga politik. 

Pernyataan itu disampaikan Hidayat kepada para wartawan sebelum mengikuti acara MPR Berzikir di lapangan bola kompleks parlemen Senayan Jakarta pada Senin (29/8) malam.

Pada acara tersebut Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf sebagai pemimpin zikir menyanyikan berbagai lagu gubahan dan diringi tabuhan rebana. Lagu lagu gubahan habib Syeck memiliki syair syair yang berisi ajakan menjaga bangsa dan negara indonesia. Juga ajakan melawan narkoba. Di tengah lagu-lagunya, Habib Syech menyelipkan kalimat toyibah dan salawat nabi.

Pelaksanaan acara MPR Berzikir, menurut Hidayat merupakan cermin pelaksanaan sila pertama Pancasila. Karena itu, menurutnya acara tersebut sangat baik. Apalagi pelaksanaan MPR Berzikir, merupakan yang pertama dalam sejarah berdirinya MPR.

"Kita bisa melakukan perenungan, sejauh mana amanah ini kita lakukan, selain amanah dari rakyat tapi juga amanah kepada Tuhan Yang Maha Esa", kata Hidayat menambahkan.

Sementara wakil Ketua MPR Mahyudin berharap Indonesia akan terus dinaungi kerukunan. Apalagi sudah terbukti, meski banyak keberagaman, namun semua perbedaan itu saling menghormati. Inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya.

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya