VIDEO: Cegah Virus Zika, Akses Masuk dari Singapura Diperketat

Dengan alat pengukur panas tubuh, petugas Dinas Kesehatan turut memantau pintu-pintu kedatangan dari Singapura.

oleh Liputan6 diperbarui 31 Agu 2016, 03:25 WIB
Dengan alat pengukur panas tubuh, petugas Dinas Kesehatan turut memantau pintu-pintu kedatangan dari Singapura.

Liputan6.com, Batam - Mengantisipasi penularan virus zika yang telang mewabah di Singapura, Dinas Kesehatan Kepulauan Riau memperketat akses masuk penumpang asal Singapura, di semua pintu masuk pelabuhan yang ada di sekitar Kepulauan Riau.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (30/8/2016), pemeriksaan lebih ketat dilakukan di pintu-pintu masuk pelabuhan seperti di Pelabuhan Internasional Harbouy Bay, Batam Center, Sekupang, Nongsa, Sri Bintan, Karimun dan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Dengan menggunakan alat thermoscan atau pengukur panas tubuh, petugas Dinas Kesehatan turut memantau pintu-pintu kedatangan dari Singapura. Hal ini dilakukan karena sudah ada 56 orang di Singapura yang terkena virus zika.

Jika kembali ke Batam dan terkena gigitan nyamuk aedes aegepti, maka bisa menyebarkan virus zika melalui nyamuk tersebut.

Bagi orang dewasa, zika memang berdampak ringan, seperti demam dan kelumpuhan sementara. Namun bagi bayi dalam kandungan, zika bisa mengakibatkan kematian atau pengecilan kepala atau microcephaly.

Badan Kesehatan Dunia (WHO), menyatakan selain di Singapura, virus zika telah menyebar di 58 negara. DI antaranya Thailand, Vietnam, Filipina dan Indonesia bisa mengalami endemi virus zika.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya