Liputan6.com, Kuningan: Evakuasi lima pendaki Gunung Ciremai yang ditemukan di ketinggian 2800 meter, Senin (4/1), terhambat kabut tebal yang menyelimuti kawasan gunung. Demikian dikatakan Kepala Tim SAR Suyatno ,seperti dilansir ANTARA, Selasa (5/1).
Saat ini, kata Suyatno, tim SAR masih berada di tanjakan Sareni 1800 meter di atas permukaan laut. "Evakuasi terhenti akibat hujan deras yang menguyur kawasan Gunung Ciremai sejak Senin malam," katanya.
Suyatno menambahkan, saat ini kondisi para pendaki terus menurun dan tiga di antarnya kritis. "Bahkan, seorang pendaki tidak dapat berjalan karena kram di bagian kaki," tambahnya.(IDS/SHA)
Saat ini, kata Suyatno, tim SAR masih berada di tanjakan Sareni 1800 meter di atas permukaan laut. "Evakuasi terhenti akibat hujan deras yang menguyur kawasan Gunung Ciremai sejak Senin malam," katanya.
Suyatno menambahkan, saat ini kondisi para pendaki terus menurun dan tiga di antarnya kritis. "Bahkan, seorang pendaki tidak dapat berjalan karena kram di bagian kaki," tambahnya.(IDS/SHA)