iPhone 7 Melenggang di Pekan Kedua September?

Evan Blass atau lebih dikenal @evleaks mengungkap iPhone 7 akan meluncur pada 12 September 2016. Bagaimana, Apple?

oleh Jeko I. R. diperbarui 24 Jul 2016, 19:11 WIB
Hadirnya warna Dark Blue ini konon akan menggantikan warna space grey yang sudah lebih dulu hadir di seri iPhone sebelumnya.

Liputan6.com, Cupertino - Tanggal rilis iPhone 7 terkuak. Meski masih diragukan kebenarannya, rilis smartphone terbaru Apple ini terungkap dari Evan Blass, jurnalis teknologi yang dikenal sering 'membocorkan' informasi seputar rilis gadget baru. Hampir semua isu yang ia ungkap biasanya akurat.

iPhone 7, sebagaimana disampaikan Blass lewat akun Twitter pribadinya, @evleaks, akan dirilis pada pekan kedua September tepatnya pada 12 September 2016. Bila benar terbukti, berarti rilis iPhone 7 akan berlangsung dalam waktu satu setengah bulan lagi. Demikian dikutip dari Engadget, Minggu (24/7/2016).

Jika begitu, rilis generasi ketujuh iPhone ini bisa dibilang lebih cepat dari biasanya. Buktinya, iPhone 6s dan 6s Plus dirilis pada akhir September tahun lalu.

Sejauh ini tidak ada bukti pendukung prediksi Blass soal rilis iPhone 7 pada 12 September mendatang. Hanya saja, belum lama ini isu seputar bocoran iPhone 7 sudah beredar luas di ranah maya. Bahkan, Blass sempat mengungkap kode nama iPhone 7 terbaru: Sonora dan Dos Palos.

Walau belum dirilis, iPhone 7 sudah mendapatkan animo negatif. Diketahui, Quartz sempat melakukan survei soal rencana pengguna iPhone untuk menggunakan iPhone 7, meski tidak ada perubahan desain pada smartphone tersebut. Terungkap, hampir 80 persen mengakui tidak akan membeli iPhone 7, jika desainnya sama dengan iPhone 6.

Kemudian, kurang dari 10 persen pemilik iPhone berniat memperbarui ponsel mereka dengan iPhone 7. Adapun 10 persen lainnya masih ragu mengenai pilihan mereka.

Dalam survei yang sama juga diketahui ketertarikan responden terhadap laporan yang menyebutkan Apple akan memperpanjang periode rilis iPhone menjadi tiga tahun. 34,4 persen responden kemungkinan akan mengikuti siklus pembaruan iPhone, sedangkan 30 persen lainnya mengaku tidak akan mengikuti jejak Apple.

(Jek/Why)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya