Liputan6.com, Washington: Menyusul uji coba rudal jarak jauh terbaru Iran yang berdaya jangkau nyaris 2.000 kilometer, kecaman keras datang dari Amerika Serikat. Departemen Pertahanan AS melalui juru bicaranya Geoff Morrell, Rabu (16/12) waktu setempat, menilai langkah Iran meluncurkan rudal sangat provokatif dan dapat memicu kembali konflik antara Iran dengan dunia internasional.
Meski Iran menyatakan bahwa rudal jenis Sejil 2 ini lebih maju dari rudal sebelumnya, pihak Washington tak mempercayainya [baca: Sejil 2, Senjata Pamungkas Baru Iran]. Pihak AS menyebutkan, kemampuan rudal jenis baru milik Iran itu tak berbeda dengan rudal jarak menengahnya, Shahab 3, yang sempat diuji coba sebelumnya.(TES/AYB)
Meski Iran menyatakan bahwa rudal jenis Sejil 2 ini lebih maju dari rudal sebelumnya, pihak Washington tak mempercayainya [baca: Sejil 2, Senjata Pamungkas Baru Iran]. Pihak AS menyebutkan, kemampuan rudal jenis baru milik Iran itu tak berbeda dengan rudal jarak menengahnya, Shahab 3, yang sempat diuji coba sebelumnya.(TES/AYB)