Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan 122 pos pelayanan untuk para pemudik. Pos-pos tersebut nantinya berisi berragam pelayanan yang membantu para pemudik selama perjalanan.
Pos-pos tersebut berdiri atas kerjasama Polda Metro Jaya dengan berbagai instansi pemerintah, perusahaan, dan pengelola tempat rekreasi.
"Pengamanannya terdiri dari 88 pos, pelayanan 27 pos, dan 7 pos pelayanan khusus roda dua yang disebut check point," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Rabu 22 Juni 2016 malam.
Di pos-pos tersebut, Kapolda meminta instansi terkait lainnya untuk berpartisipasi dalam bentuk pengerahan petugas di masing-masing pos.
"Tidak hanya unsur polisi saja, tapi ada unsur stakeholders lainnya, seperti ada pemadam kebakaran, (petugas) kesehatannya ada, kemudian ada senkom (sentra komunikasi), dan stakeholders lainnya. Kita sama-sama melakukan pengamanan," ujar mantan Kapolda Jawa Barat ini.
Moechgiyarto menjelaskan, pos khusus atau check point berdiri di wilayah Bekasi, Cawang, Kalimalang, dan Kampung Melayu diperuntukkan bagi pengendara motor. Di pos tersebut akan diadakan fasilitas pengisian bahan bakar minyak (BBM), tempat istirahat, pijat refleksi, dan bengkel motor dadakan.
"Namanya check point di Becakkayu (Bekasi, Cawang, Kalimalang, dan Kampung Melayu). Ada isi bensin, refleksi, service motor," kata Moechgiyarto.
Moechgiyarto mengungkapkan personelnya yang turun langsung mengamankan kegiatan mudik berjumlah 6.984 orang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, operasi pengamanan libur Idul Fitri tahun ini dinamakan Operasi Ramadniya.
"Operasi dimulai pada 30 Juni sampai 15 Juli 2016, selama 16 hari," kata Moechgiyarto.
Advertisement