Sebelum Gabung MU, Inilah 5 Rekrutan Terbaik Mourinho

Manchester United pun ikut menunggu kejelian Mourinho dalam strategi transfer.

oleh Ahmad Fawwaz UsmanDiterbitkan 21 Juni 2016, 06:50 WIB
Pelatih baru Manchester United, Jose Mourinho. (AFP/Thomas Coex)

Liputan6.com, Manchester - Jose Mourinho diakui sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Salah satu kecerdasannya kerap diperlihatkan dalam strategi transfer. Meski doyan menghambur-hamburkan uang, rekrutannya tidak sia-sia. Bahkan sebagian justru menjelma menjadi pemain top dan incaran banyak klub lain.

Mourinho tidak segan-segan mendesak klub mengeluarkan banyak uang di bursa transfer. Sebagian pembelian terbilang gagal, tapi banyak pula yang justru menjadi pembelian tersukses.

Baca Juga

  • Menpora Segera Realisasikan Atlet Berprestasi Jadi PNS
  • Bintang Porno Janjikan Seks Maraton 16 Jam untuk Striker Rusia
  • 8 Fakta Menarik Jelang Laga Wales Vs Rusia

Dengan amunisi pilihan, The Special One sudah meraih puluhan trofi di sepanjang kariernya. Bahkan, ia telah menikmati dua gelar Liga Champions, bersama FC Porto (2003/2004) dan Inter Milan (2009/2010.

Setidaknya, ada beberapa pemain yang dianggap sebagai pembelian brilian pelatih baru Manchester United. Berikut ini lima yang tergolong paling sukses sepanjang masa:


1. Cesc Fabregas

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas. (AFP/Justin Tallis)

1. Cesc Fabregas

Fabregas bekerja sama dengan Mourinho di Chelsea selama 1,5 musim. Kejelian Mourinho merayu Fabregas yang mulai diabaikan di Barcelona patut diancungi jempol.

Ia menjadi pemain pertama yang direkrut Mourinho di bursa transfer musim panas 2014. Nilai transfernya saat itu mencapai 33 juta euro. Meski cukup mahal, terbukti Fabregas menjadi kunci sukses Chelsea meraih gelar Liga Premier Inggris 2014/2015.

Pemain asal Spanyol itu langsung menjadi pemain kunci Chelsea begitu ia tiba. Dari 47 laga di semua kompetisi musim 2014/2015, Fabregas menciptakan lima gol dan 24 assist.

Sayang, Fabregas gagal mempertahankan tren positifnya di musim 2015/2016. Penurunan performa Fabregas pula yang membuat Mourinho akhirnya dipecat Chelsea pada Desember 2015. Meski begitu, Fabregas tetap layak masuk dalam daftar pembelian terbaik Mourinho.


2. Angel Di Maria

Angel Di Maria saat masih berseragam Real Madrid. (AFP Photo/Pierre-Philippe Marcou)

2. Angel Di Maria

Di Maria menjadi pemain pertama yang diboyong Mourinho begitu ia diresmikan sebagai pelatih Real Madrid pada musim panas 2010. Mourinho tergiur dengan kehebatan Di Maria yang tampil menakjubkan bersama Benfica selama dua musim sebelumnya.

Untuk mendapatkan Di Maria, Madrid hanya perlu merogoh kocek 25 juta euro. Tanpa butuh waktu lama, Di Maria langsung menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan di starting XI Los Blancos. Di musim 2010/2011, ia dimainkan dalam 53 laga.

Hebatnya, Di Maria mampu unjuk gigi lewat koleksi sembilan gol dan 26 assistnya. Ia pun menjadi tokoh kunci di balik sukses Madrid mengamankan gelar La Liga 2011/2012 lewat kreativitasnya dalam membangun serangan.

Berkat polesan Mourinho pula Di Maria kini menjadi tokoh penting di Paris Saint-Germain. Dengan menciptakan 15 gol dan 25 assist, Di Maria membantu PSG meraih treble winners di musim 2015/2016.

Lanjut Baca:

3. Diego MilitoKeputusan Mourinho mendaratkan Milito di Inter pada musim panas 2009 sempat mendapat pertanyaan dari sejumlah pihak. Pasalnya, Milito tak memiliki pengalaman tampil buat tim sekaliber Inter. Sebelum ke Inter, Milito hanya memperkuat tim-tim medioker seperti Racing Club, Genoa, dan Real Zaragoza.Selain itu, saat datang ke Inter usia Milito juga sudah 31 tahun. Meski begitu, Mourinho tetap keukeuh merekrut Milito karena tergiur dengan kehebatannya bersama Genoa di musim 2008/2009. Kala itu, ia mengoleksi 26 gol dan tujuh assist dari 32 pertandingan.Pada akhirnya, I Nerazzurri tetap meminangnya dengan mahar 25 juta euro. Ternyata, Milito justru menjadi mesin gol dalam petualangan Inter di semua kompetisi. Sepanjang musim 2009/2010, ia melesakkan 31 gol dan delapan assist dari 56 laga.Bahkan, Milito pula yang memborong dua gol kemenangan 2-0 Inter atas Bayern Muenchen di final Liga Champions 2009/2010. Sayang, kepergian Mourinho ke Madrid di musim panas 2010 membuat ketajaman Milito menurun drastis di musim 2010/2011.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya