Batik 'Kunjungi Bulan' Siap Harumkan Nama Makassar di Denmark

Batik aksara Lontara' Battu Rate Ma ri Bulang memadukan unsur religi, sains, dan budaya syair lagu yang menjadi nilai kearifan.

oleh Ahmad Yusran diperbarui 09 Jun 2016, 11:04 WIB
Batik aksara Lontara' Battu Rate Ma ri Bulang memadukan unsur religi, sains, dan budaya syair lagu yang menjadi nilai kearifan.

Liputan6.com, Makassar - Aksara, mitos dan syair lagu daerah Makassar Battu Rate Ma ri Bulang (Telah Kukunjungi Rembulan) yang memadukan unsur religi, sains dan budaya yang melekat pada motif batik Lontara' mengundang decak kagum warga Indonesia di Kota Kopenhagen, Denmark.

Bahkan oleh pihak kedutaan besar di Eropa, seperti Spanyol dan Denmark. Mereka meminta Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk mempromosikan batik aksara Lontara' Battu Rate Ma ri Bulang dalam berbagai festival seni budaya Indonesia dan negara-negara Eropa.

"Merupakan kebanggaan bagi Makassar karena masyarakat dunia di luar Indonesia tak hanya kenal batik yang umumnya berasal dari Pulau Jawa. Namun ada juga batik yang tak kalah menarik yakni batik aksara Lontara' Battu Rate Ma ri Bulang," ucap wali kota yang karib disapa Danny tersebut melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Rabu (8/6/2016).

Ia menambahkan, batik tersebut memadukan unsur religi, sains, dan budaya syair lagu yang menjadi nilai kearifan lokal Makassar di mata dunia.

Menurut Danny, kepada Duta Besar RI untuk Denmark Muh Ibnu Said, Ratu Margrethe II meminta hubungan bilateral kedua negara terus ditingkatkan. Dengan demikian, bentuk kerja sama segala bidang saat ini menjadi lebih kuat lagi.

"Segala bentuk kerja sama baik itu pendidikan sosial, seni budaya, lingkungan dan lainnya akan kita tingkatkan. Apalagi batik aksara Lontara' Makassar banyak diminati warga Eropa," ujar dia.

Menariknya, imbuh Danny, momentum puasa di rantau (Denmark) sangat berbeda dengan puasa di negeri sendiri atau kampung halaman di Makassar.

Adapun Wali Kota Makassar berkesempatan buka puasa bersama dengan Dubes RI untuk Denmark.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya