Liputan6.com, Jakarta Jalinan asmara Taylor Swift dan Calvin Harris yang sudah dirajut selama 15 bulan baru saja berakhir. Dikabarkan Calvin menyudahi hubungannya karena merasa Taylor sudah lebih seperti teman biasa dibanding kekasih.
Taylor Swift dan Calvin Harris Resmi PutusTaylor Swift Setia Dampingi Calvin Harris Pasca KecelakaanAlasan Calvin Harris Makin Cinta pada Taylor SwiftMelihat ke belakang, hubungannya dengan salah satu DJ termahal di dunia itu adalah kisah cinta paling lama yang pernah dijalani Taylor Swift.
Advertisement
Sebelum Calvin Harris, ada sederetan artis tampan Hollywood lainnya yang pernah dipacari penyanyi 25 tahun ini. Siapa saja mereka? Ini dia hasil rangkuman Liputan6.com tentang pria yang pernah ada di hati Taylor Swift.
Joe Jonas
Joe Jonas, Juli 2008 - Oktober 2008
Hubungan mereka saat itu seperti dua orang yang memang ditakdirkan bersama. Sayangnya hubungan mereka tak berlangsung lama, dan berakhir dengan rasa pahit melalui sambungan telepon yang hanya berlangsung 27 detik.
Taylor menulis beberapa lagu marah untuk mantannya ini, termasuk "Last Kiss" dan "Forever and Always", sebelum akhirnya menulis "Holy Ground" yang jadi single terlaris dalam album Red.
Untungnya lagu terakhir yang ditulis sahabat Gigi Hadid ini menunjukkan perasaan yang lebih positif terhadap hubungan cintanya yang kandas.
Taylor Lautner
Taylor Lautner, Agustus 2009 - Desember 2009
Bintang film Twilight ini berkencan dengan Taylor saat keduanya bertemu pada syuting film Valentine's Day. Romansa mereka populer dinamai "Taylor Squared" oleh para fans mengingat nama mereka yang sama.
Sayangnya, hubungan mereka tak berlanjut karena ketertarikan Swift terhadap hubungan mereka tak sebesar Lautner.
Walaupun begitu, Taylor Lautner tetap mendapatkan "hadiah istimewa" dari hubungannya dengan Swift. Dikabarkan lagu "Back to December" adalah untuk aktor Tracers tersebut.
Liriknya yang berbunyi, "Your guard is up and I know why. Because the last time you saw me is still burned in the back of your mind...you gave me roses and I left them to die," sepertinya membenarkan bahwa perasaan Lautner lebih besar dibanding Swift.