Heboh, Ilmuwan Cina Temukan Gen Penentu Ukuran Besar Penis

Hasil penelitian mengejutkan ini diterbitkan di Science Magazine Cina.

oleh Liputan6 diperbarui 28 Mei 2016, 11:00 WIB
Hasil penelitian mengejutkan ini diterbitkan di Science Magazine Cina.

Liputan6.com, Jakarta Sebuah tim riset dari para ilmuwan di Universitas Hong Kong di China mengklaim telah berhasil mengidentifikasi empat gen yang bertanggungjawab terhadap ukuran panjang dan lebar penis.

Tim ahli genetika yang dipimpin Profesor Wu Chen Lao, percaya penemuan timnya ini akan membantu memberikan pemahaman mengenai proses yang terjadi dibalik ukuran organ seksual pria tersebut. Dan mereka berharap generasi masa depan bisa memperoleh ukuran penis yang diinginkan.

Hasil penelitian mengejutkan ini diterbitkan di Science Magazine Cina. Untuk mengetahui perbedaan ukuran panjang dan lebar penis, Tim ini telah menganalisa lebih dari 6.630 sampel DNA dari para relawan.

Dilansir dari worldnewsdailyrepor, para peneliti mampu mengisolasi empat gen-gen tertentu, yang tampaknya memiliki pengaruh besar pada ukuran dan bentuk organ seksual pria .

"Kami telah berhasil menentukan empat gen yang memainkan peran kunci dalam menentukan ukuran penis, "kata Profesor Wu seperti disampaikan kepada Science Magazine Cina,

Hasil penelitian mengejutkan ini diterbitkan di Science Magazine Cina.

"Tentu saja, ada banyak faktor lain yang bermain di sini, termasuk keadaan hormonal, usia dan berat badan. Seseorang yang gemuk pada masa bocah akan mempunyai penis yang lebih kecil saat dewasa, namun yang paling menentukan panjang dan besar penis adalah gen yang dimiliki oleh orang yang bersangkutan.

Profesor Wu bersama timnya perlu waktu tiga tahun dalam risetnya untuk mempelajari DNA dan memeriksa gambar dari organ kelamin laki-laki, sebelum mereka bisa mengisolasi empat gen yang bertanggung jawab menentukan ukuran penis pria.

Penemuan mengejutkan ini membuat peneliti dari Barat mengernyitkan dahi. Namun hasil penelitian ini telah menarik perhatian banyak orang di seluruh China dan Asia Tenggara yang suka membahas topik sensitif ini.

Selama berabad-abad, Cina telah menghasilkan obat-obatan tradisional yang diklaim bisa meningkatkan ukuran alat kelamin pria. Selain ukuran isu yang sangat populer adalah bagaimana meningkatkan kinerja seksual mereka. Benda-benda seperti cula badak, penis harimau atau tangkur buaya diyakini sebagai obat kuat.

Profesor Wu dan timnya berharap penemuan mereka bisa dipakai untuk kebutuhan tersebut secara lebih efisien.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.


**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya