Deretan Lini Serang Paling Uzur Klub-klub Indonesia

Penyerang-penyerang tua itu bakal membuktikan diri di Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Mei 2016, 12:10 WIB
Logo Torabika soccer championship 2016 (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Mungkin, kalimat tersebut bisa disematkan untuk beberapa pemain ini. Pada usia yang terbilang uzur, mereka masih mampu tampil gemilang di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Sepak bola Indonesia bisa dibilang menjadi tempat pembuktian penyerang-penyerang gaek. Banyak pemain asing maupun lokal yang bertarung menjadi yang terbaik dalam Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo khususnya.

Baca Juga

  • Besok, Latihan Terakhir Daud Cino di Jakarta
  • Ada Apa dengan Persipura?
  • Membedah Perbedaan Persib Bandung Era Dejan dengan Djanur

Bahkan, klub-klub juga tak segan menduetkan para pemain tua ini sebagai ujung tombak. Hasilnya, tak usah diragukan, beberapa pemain tua bahkan sudah menunjukkan kapasitasnya di turnamen ini.

Meski sementara menepi karena cedera, ada pula yang baru bergabung. Potensi duet mereka meski pada usia terbilang senja diprediksi bakal berbahaya.

Lalu, siapa sajakah lini serang paling udzur di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo?


Hilton-Beto

Tim Sriwijaya FC saat bertanding melawan Persib dalam laga Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (30/4/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

1. Alberto Goncalves & Hilton Moreira (Sriwijaya FC)

Sebuah perjudian besar dijalankan Pelatih Sriwijaya, Widodo C Putro. Dia mempercayakan sepenuhnya lini serang Laskar Wong Kito kepada duet Beto dan Hilton yang jika digabung berusia 70 tahun.

Beto dan Hilton sama-sama sudah berumur 35 tahun. Namun, performa keduanya masih saja menakutkan bagi lini belakang lawan.

Terbukti, dalam tiga laga terakhir ini, keduanya sudah menciptakan tiga gol. Beto dengan torehan dua gol, sedangkan Hilton satu gol.

Pundi-pundi gol ini tentu bakal bertambah, seiring dengan klopnya permainan Sriwijaya FC. Apalagi, Sriwijaya FC didukung oleh beberapa playmaker andal, macam Eka Ramdani, Firman Utina, hingga M. Ridwan.


Gonzales-Giron

Striker seleksi Arema asal Australia, Gustavo Giron (kanan), akrab dengan Cristian Gonzales dalam laga uji coba melawan Persija di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, (16/4/2016). (Bola.com/Iwan Setiawan)

2. Cristian Gonzales & Gustavo Giron (Arema Cronus)

Siapa yang meragukan ketajaman Cristian Gonzales? Meski sudah berumur, pemain naturalisasi asal Uruguay ini masih rajin mencetak gol bagi Arema.

Pada Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented IM3 Ooredoo kali ini, dia kedatangan penyerang sepadan, yakni Gustavo Giron. Meski lebih muda dari Gonzales, Giron sudah menginjak usia 29 tahun, cukup matang untuk striker.

Bila usia Gonzales dan Giron digabungkan, lini serang Arema mencapai 68 tahun. Namun, umur bukan alasan, terutama bagi Gonzales.

Buktinya, Gonzales yang kini tengah menepi karena cedera sudah mengantongi satu gol. Begitu pula dengan Giron. Jika melihat performa Arema sejauh ini, maka kedua pemain tersebut sangat berpotensi untuk menambah golnya.

Lanjut Baca:

3. Juan Belencoso & Samsul Arif (Persib Bandung)Pada Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo kali ini, Persib bisa dibilang sangat mengandalkan dua penyerang gaeknya. Namun, pelatih Dejan Antonic sepertinya belum menemukan formula yang tepat untuk lini penyerangan mereka. Belencoso yang kini 34 tahun belum menunjukkan performa yang menjanjikan. Begitu pula dengan Samsul Arif yang sudah menginjak usia 31 tahun.Namun, potensi lini penyerangan Persib yang ditotal berumur 65 tahun ini terbilang besar. Belencoso yang memiliki rekam jejak cemerlang dari Kitchee FC tersebut, bahkan pernah masuk nominasi pemain terbaik Asia. Belencoso bakal didukung dengan kecepatan yang ditampilkan Samsul Arif. Tetapi keduanya masih membutuhkan adaptasi lantaran belum genap tiga bulan bergabung bersama Maung Bandung.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya