Ini yang Diminta Ahok dari Kunker DPRD ke 3 Negara

Menurut Ahok, bila hal yang dipelajari dalam kunjungan hanya sedikit, seharusnya dapat dipelajari melalui YouTube.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 29 Apr 2016, 09:17 WIB
Ahok mengomentari rencana kunjungan kerja 13 anggota DPRD Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyoroti rencana kunjungan kerja 13 anggota DPRD ke luar negeri. Pada 25-29 April 2016, ke-13 anggota DPRD berencana mengunjungi Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

"Kita enggak bisa batasi DPRD untuk kunjungan ke luar negeri karena itu hak mereka. Selama Mendagri setuju, karena memang ada di dalam situ, ada kunjungan antarparlemen," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis 28 April 2016 malam.

Meski begitu, Ahok mengingatkan agar kunjungan mahal tersebut harus membawa laporan yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, lanjut Ahok apabila hal yang dipelajari dalam kunjungan hanya sedikit maka seharusnya dapat dipelajari melalui YouTube.

"Hanya yang penting bukan soal kunjungannya. Setelah pulang, Anda tanya sama DPRD, kamu dapatnya apa? Kalau dapatnya belajar di YouTube sudah bisa, kenapa kunjungan ke luar negeri?" kata Ahok.

Anggota DPRD DKI itu melawat ke tiga negara dalam rangka program sister city. Menurut Sekretaris DPRD DKI M Yuliadi kunjungan itu berbeda dengan kunjungan kerja.

Tiga negara yang akan dikunjungi para anggota Dewan selama empat hari, tanggal 25-29 April itu adalah Jepang, Korea, dan Tiongkok.

"Itu program sister city, beda lagi sama kunker (kunjungan kerja). Sister city itu ke Tokyo, Seoul dan Beijing," ujar Yuliadi.

Yuliadi mengatakan tiap negara dikunjungi oleh lima anggota DPRD DKI, satu perwakilan Biro Kepala Daerah dan Hubungan Luar Negeri (KDHLN) dan satu awak media.

Salah satu pimpinan dewan yang ikut dalam program tersebut adalah Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya