Liputan6.com, Medan - Aksi siswi bernama Sonya Ekarina br Sembiring Depari di Medan itu terekam kamera video yang kemudian beredar luas di masyarakat.
Dalam aksinya, siswi berwajah cantik dengan rambut panjang dan kulit putih itu tidak sendiri. Bersama beberapa temannya ia menumpang Honda Brio bernomor polisi BK 1528 IG, dan disetop oleh Polwan berpangkat inspektur dua yang tengah mengatur lalu lintas Kota Medan, Rabu 6 April 2016.
Advertisement
Tak ayal video tersebut membuat geger publik Tanah Air. Karena sambil menunjuk-nunjuk sang Polwan, Sonya Depari mengaku sebagai anak seorang jenderal.
Belakangan tersiar kabar ayah Sonya, Makmur Sembiring Depari, meninggal dunia Kamis, 7 April 2016 pagi.
Duka yang kini dialami siswi SMA yang mengaku anak Jenderal Polisi Arman Depari ini berhasil menyedot perhatian pembaca Liputan6.com, teruatam di kanal News hingga Jumat (8/4/2016) malam ini.
Berita lainnya yang tak kalah populer adalah mengenai Polresta Medan hentikan kasus Sonya Depari, siswi SMA Methodist Medan yang menolak ditilang dan mengaku sebagai anak jenderal dan heboh video siswi SMA di Bandung yang merokok dalam kelas.
Top 3 News Selengkapnya...
1. Kisah Sonya, Memaki Polwan Berujung Duka
Seorang siswi SMA di Kota Medan, Sumatera Utara membuat geger publik di Tanah Air gara-gara ulahnya memarahi seorang Polwan saat dia ditilang.
Dengan nada tinggi, siswi yang baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional dan masih mengenakan seragam yang dicorat-coret itu, mengancam sambil menunjuk-nunjuk sang Polwan dengan mengaku sebagai anak seorang jenderal.
Arman Depari yang dimaksud adalah seorang petinggi kepolisian berpangkat inspektur jenderal (irjen) yang saat ini menjabat Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Aksi siswi bernama Sonya Ekarina br Sembiring Depari itu terekam dalam kamera awak media di Medan yang kemudian beredar luas di masyarakat.
Belakangan berita duka datang dari pihak Sonya. Dikabarkan, ayah Sonya , Makmur Sembiring Depari, meninggal dunia Kamis, 7 April 2016 pagi, akibat menderita stroke.
Selengkapnya...
2. Ayah Sonya Depari Meninggal, Polresta Medan Hentikan Kasus
Sonya Depari, siswi SMA Methodist Medan yang menolak ditilang dan mengaku sebagai anak dari Deputi Penindakan BNN Arman Depari, kini boleh merasa lega. Karena Polresta Medan menghentikan kasusnya.
Kapolresta Medan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya tidak akan memperpanjang kasus Sonya Depari, karena berempati kepada keluarganya.
"Kita berempati pada keluarga Sonya, karena Ayahandanya Makmur Sembiring Depari meninggal dunia tadi pagi karena stroke. Kami ikut berbelasungkawa," ujar Mardiaz kepada Liputan6.com, Kamis (7/4/2016).
Mardiaz menuturkan, awalnya Polresta Medan akan memanggil orangtua Sonya sekaligus pihak sekolah, untuk membicarakan kasus ini.
Selengkapnya...
3. Heboh Video Siswi SMA di Bandung Merokok dalam Kelas
Setelah dihebohkan dengan video siswi SMA yang melawan Polwan saat ditilang, dunia maya kembali di riuh dengan beredarnya video siswi SMA merokok di dalam kelas.
Dalam video itu, dua gadis berseragam SMA memperkenalkan diri sebagai siswi salah satu sekolah swasta di Bandung angkatan 2016 sambil mengisap rokok. Mereka merekam adegan itu dengan latar papan tulis di dalam kelas.
Di akhir video, salah satu siswi berkacamata mengatakan, "Jangan lupa budayakan mata merah."
Selengkapnya...