Top 3: Maaf Irjen Arman Depari untuk Siswi Pengancam Polwan

Irjen Arman yang saat ini menjabat Deputi Pemberantasan di BNN tegas membantah pengakuan siswi berwajah tirus dan rambut panjang tersebut.

oleh Yusron FahmiAndrie HariantoDiterbitkan 08 April 2016, 07:08 WIB
Siswi di Medan ini tak terima aksi konvoinya ditertibkan oleh polwan. Dia pun marah-marah dan mengaku anak dari Irjen Arman Depari.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang siswi SMA di Medan mengancam seorang Polwan dan mengaku anak Inspektur Jenderal Arman Depari, lantaran tidak terima kendaraan yang ditumpangi saat konvoi diberhentikan polisi. Meski membantah keterangan itu, Arman menyatakan sudah memaafkan ulah siswi tersebut. Kabar ini menjadi berita yang paling banyak dibaca sepanjang Kamis malam hingga Jumat pagi ini.

Disusul oleh berita tentang Polrestabes Medan yang akan memeriksa orangtua siswi yang mengancam anggota polwan dan mengaku anak dari Irjen Pol Arman Depari. Demikian pula dengan cerita gempa Garut pada Rabu malam yang juga dirasakan oleh warga Jakarta.

Top 3 News Selengkapnya...

1. Irjen Arman Depari Maafkan Siswi Pengancam Polwan di Medan

Tak hanya itu, Sonya mengancam akan menurunkan jabatan polwan tersebut dengan mengatakan "Ibu jangan macem-macem ya, ibu aku tandai, aku anak Arman Depari," bentak Sonya terhadap polwan tersebut. (viainstagram@sonyadepari/Bintang.com)

Seorang siswi SMA di Medan mengancam seorang Polwan dan mengaku anak Inspektur Jenderal Arman Depari, lantaran tidak terima kendaraan yang ditumpangi saat konvoi diberhentikan polisi.

Irjen Arman yang saat ini menjabat Deputi Pemberantasan di Badan Narkotika Nasional (BNN) tegas membantah pengakuan siswi berwajah tirus dan rambut panjang tersebut.

"Tidak benar. Saya tidak punya anak perempuan. Anak saya 3 laki-laki, dan semuanya di Jakarta," kata Arman kepada Liputan6.com via pesan singkat, Rabu 6 April 2016.

Mantan Kapolda Kepulauan Riau ini pun tidak ingin memperpanjang masalah terkait ulah siswi tersebut yang membentak sembari menunjuk-nunjuk Polwan dan mengaku sebagai anaknya.

Selengkapnya...

2. Polisi Akan Periksa Orangtua Siswi Mengaku Anak Jenderal di Medan

Sonya Depari

Polres Kota Besar Medan akan memintai keterangan orangtua siswi yang mengancam Polwan dan mengaku anak Inspektur Jenderal Arman Depari, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Kita akan panggil orangtua siswi tersebut melalui sekolah," kata Kapolresta Medan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto, saat berbincang dengan Liputan6.com, Kamis (7/4/2016).

Pemanggilan dimaksudkan untuk meminta keterangan dari orangtua tersebut. "Kita akan mintai keterangan," ujar Mardiaz.

Seharusnya, dia menambahkan, orangtua siswi yang memaki dan mengancam Polwan dan mengaku anak jenderal itu dijadwalkan dimintai keterangan hari ini.

Selengkapnya...

3. Gempa Garut Sempat Kagetkan Warga Jakarta

Ilustrasi Gempa Bumi (Liputan6.com/Sangaji)

Gempa 6,1 skala richter menggoyang Garut Jawa Barat, Rabu, 6 April sekitar pukul 21.45 WIB.

Ayunan lindu juga sempat dirasakan warga di Jakarta. Terlebih warga yang berada ketinggian gedung bertingkat.

Dimas, salah satu karyawan swasta yang berkantor di Jakarta Selatan mengaku sempat panik saat tempat duduknya tiba-tiba bergoyang.

"Kaget juga, tiba-tiba meja bergerak-gerak dan lampu bergoyang," ujar Dimas yang berkantor di lantai 14 itu, Rabu (6/4/2016) malam.

Selengkapnya...

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya