Liputan6.com, Madrid - Mantan pelatih Juventus Carlo Ancelotti mengakui Zinedine Zidane telah mengubah pandangannya soal sepak bola. Ini terjadi saat keduanya bekerja sama di Turin.
Baca Juga
- Sentuh Garis Finis, Rio Haryanto Tuntaskan Target
- Finis ke-17 di GP Bahrain, Rio Haryanto Disanjung Manor
- Marquez Juara GP Argentina, Rossi Beruntung Finis Kedua
Advertisement
Ancelotti datang ke Juventus pada 1999. Saat itu, Ancelotti selalu mengutamakan formasi 4-4-2. Namun, setelah bertemu Zidane, Ancelotti sadar pria asal Prancis itu memiliki bakat spesial.
Demi memasukkan Zidane ke dalam tim, Ancelotti pun mengubah formasi menjadi 4-3-1-2. Dengan formasi itu, Ancelotti memang tak meraih gelar di Juve. Namun, saat menerapkannya di AC Milan, Ancelotti sukses meraih delapan trofi selama delapan tahun.
"Pertama kali saya bertemu Zidane adalah saat tahun pertama saya di Juventus dan saya menemukan pemain (Zidane) yang fantastis," kata Ancelotti kepada Marca.
"Zidane adalah kunci bagi saya untuk mengubah ide soal sepak bola karena sebelumnya saya selalu menggunakan formasi 4-4-2."
"Di Juventus, saya mengubah sistem demi memainkan pemain seperti Zidane di belakang dua striker, karena saya tidak ingin mengubah posisinya. Dia benar-benar fantastis," Ancelotti menambahkan.