Polsek Cakung Ungkap Eksploitasi Anak Bermodus Kafe

Ada tiga orang yang ditetapkan tersangka. Korban sendiri adalah anak perempuan berjumlah tiga orang.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 31 Maret 2016, 15:59 WIB
Ilustrasi Kekerasan Pada Anak (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Kasus eksploitasi anak di bawah umur kembali terendus di Ibu Kota. Kali ini bisnis ilegal itu terungkap di daerah Cakung, Jakarta Timur.

Kapolsek Cakung Komisaris Armunanto Hutahaean membenarkan pengungkapan tersebut. "Iya benar begitu. Nanti akan kami rilis. Sebentar lagi," tutur Armunanto kepada Liputan6.com, Kamis (31/3/2016).

Kejadian itu berlokasi di Kafe Rebas, Kampung Sawah, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Dia menjelaskan ada tiga orang yang ditetapkan tersangka. Korbannya adalah anak perempuan berjumlah 3 orang.

"Ada 3 orang pelakunya. Korban juga anak perempuan 3 orang," pungkas Armunanto.

Baca Juga

  • 3 Kisah Mengerikan Mantan Sandera Abu Sayyaf
  • Mengenang Kehebatan Embrio Kopassus di Pembebasan Sandera Woyla
  • Panglima Gatot: TNI Siap 1x24 Jam Bebaskan Sandera Abu Sayyaf

Sebelumnya, NH (43) dan I (35) diringkus karena diduga mengeksploitasi anak di bawah umur. Keduanya diduga sindikat yang memperdagangkan anak-anak.

Mereka diduga menyuruh anak-anak itu mengamen, mengemis dan berjualan koran. Bahkan hingga menjadi joki 3 in 1.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan, kejadian ini terungkap setelah mendapat laporan dari masyarakat. Dari laporan itu, anak-anak dipaksa mengemis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

"Miris sekali. Dalam keseharian mereka, anak-anak itu dipaksa bekerja dari pagi hingga sore. Jika tidak mau, mereka akan diberi hukuman mulai dari pukulan hingga tidak diberi makan," kata Wahyu kemarin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya