Pengunjung Kota Tua Membeludak, Museum Tutup

Staf Unit Pelayanan Kawasan Kota Tua Yana mengakui, sejak pagi banyak pengunjung kecewa akibat tutupnya museum.

oleh Muslim AR diperbarui 25 Mar 2016, 23:48 WIB
(Liputan6.com/Muslim AR)

Liputan6.com, Jakarta - Meski pengunjung Kota Tua Jakarta ramai pengunjung, namun semua museum yang ada di kawasan itu tutup untuk umum. Pengunjung hanya bisa menikmati ruang-ruang terbuka.

"Udah ketentuannya begitu, setiap hari libur nasional dan Senin, semua museum tutup. Tapi Sabtu dan Minggu udah buka kembali," ujar Yana, staf Unit Pelayanan Kawasan (UPK) Kota Tua kepada Liputan6.com, Jumat (25/3/2016).

Yana mengakui, sejak pagi banyak pengunjung kecewa akibat tutupnya museum. Pelayanan informasi sebenarnya juga tutup, namun, karena libur nasional mereka tetap melayani pengunjung.

"Kami ada piketnya," pungkas Yana.

(Liputan6.com/Muslim AR)

Sementara, Hans Koonsta, wisatawan asal Belanda mengaku kecewa, lantaran tutupnya museum di Kota Tua.

"Sayang sekali, padahal saya sudah jauh datang ke sini," ujar Koonsta.

Koonsta berniat mengunjungi Museum Wayang dan Museum Sejarah Jakarta. Ia juga ingin mengetahui lebih banyak soal Kota Tua.

"Saya hanya baca, sekarang ingin lihat langsung," kata Hans berusaha berbahasa Indonesia, meski terbata-bata.

Dari pantuan Liputan6.com, sore ini pengunjung di Kota Tua semakin bertambah. Beberapa pengunjung cukup terobati, dengan keberadaan perpustakaan tetang berbagai sejarah Kota Tua.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya