Liputan6.com, Jakarta - Ledakan bom mengguncang Brussels, Belgia, Selasa pagi (22/3/2016) waktu setempat. Bom pertama meledak di bandara Zaventem, dan menewaskan13 orang serta melukai 35 lainnya.
Selanjutnya bom juga mengguncang stasiun kereta bawah tanah, Maalbeel yang berada tak jauh dari markas Uni Eropa di Brussels. Sebanyak 15 orang meninggal dan 55 terluka akibat insiden itu.
Baca Juga
- Pemain Liga Inggris Nyaris Jadi Korban Bom Belgia
- Pembalap - pembalap F1 Ikut Berduka Bom Belgia
- Pindah Ducati, Lorenzo Terpancing Ucapan Rossi?
Advertisement
Dunia tersentak. Negara-negara mengutuk insiden tersebut. Ucapan duka juga mengalir dari berbagai kalangan, termasuk olahrgawan kepada keluarga korban serangan brutal tersebut.
Seperti dilansir The Sun, salah seorang pemain Liga Inggris, Dieumerci Mbokani, sempat terjebak dalam aksi teror yang melanda bandara Zavantem. Meski tidak terluka, pemain Norwich yang tengah dipinjamkan ke klub Dinamo Kiev itu terguncang mendapati dirinya nyaris jadi korban.
Aksi teror yang mengguncang Brussels, Belgia, juga ikut berimbas kepada perhelatan Piala Eropa (Euro) yang akan berlangsung di Jerman, 10 Juni-10 Juli 2016. Maklum tragedi Brussels, Belgia, hanya berselang tiga bulan dari rentetan teror yang melanda ibu kota Prancis, Paris tahun lalu.