Korban Tewas Gempa Sumatra Terus Bertambah

Dua jenazah kembali ditemukan di reruntuhan gedung bimbingan belajar GAMA di Jalan Proklamasi, Padang, Sumbar. Korban meninggal yang dibawa ke Rumah Sakit M Djamil, Padang, hingga tadi malam, sebanyak 70 orang.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Oktober 2009, 07:53 WIB
Liputan6.com, Padang: Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Padang, Sumatra Barat terus bertambah. Tadi malam, korban meninggal yang dibawa ke Rumah Sakit M Djamil, Padang, mencapai 70 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 58 jenazah sudah berhasil diidentifikasi. Sejumlah warga terus berdatangan ke rumah sakit itu untuk mencari anggota keluarganya yang hilang.

Sementara itu, reporter SCTV, Ido Sitompul, melaporkan, upaya pencarian korban di reruntuhan gedung bimbingan belajar GAMA di Jalan Proklamasi, Padang, membuahkan hasil. Petugas penyelamat, Jumat (2/10) dini hari, menemukan lagi dua jenazah. Di tempat ini, puluhan anak diduga tertimbun reruntuhan bangunan saat mengikuti bimbingan belajar. Proses evakuasi terus dilakukan kendati hanya menggunakan peralatan seadanya [baca: Puluhan Siswa Bimbingan Belajar Diduga Tertimbun].

Petugas penyelamat mengalami kesulitan mengeluarkan korban dari reruntuhan bangunan karena terbatasnya peralatan dan alat-alat berat. Selain itu, banyaknya bangunan yang hancur juga menyulitan mereka memberikan pertolongan. Saat ini upaya pencarian diprioritaskan di Hotel Ambacang dan gedung bimbel GAMA.

Di tempat lain, sejumlah warga Padang memilih tinggal di luar rumah. Sebagian lagi tidur di lapangan terbuka. Warga masih khawatir akan terjadi gempa susulan. Apalagi, sebagian rumah mereka rusak berat dan tak bisa ditempati lagi [baca: Korban Gempa Tidur di Lapangan Terbuka]. Simak selengkapnya dalam video berita ini.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya