Ahok Imbau Pedagang Bayar Sewa ke 'Preman Resmi'

Ahok menyarankan agar pedagang mendatangi dirinya meminta agar diberikan sewa tanah untuk menjalankan usahanya.

oleh Taufiqurrohman diperbarui 08 Mar 2016, 11:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengimbau kepada pedagang yang tak memiliki tanah alias ngontrak untuk membayar ke 'preman resmi'. Preman resmi maksud Ahok yakni kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Nah ini yang perlu dicatat. Kalau ngontrak, bayarnya ke kami saja, jangan ke preman. Bayar ke saya saja, saya ini preman resmi dengan seragam dan lencana ini menunjukkan kami preman resmi," kata Ahok ‎dalam acara Peresmian RPTRA Tahap II dan Pencanangan PIN Polio Tahun 2016‎ di Kompleks AKABRI, Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2016).


Selain itu, Ahok juga mengimbau kepada pedagang namun tidak menemukan tempat untuk ngontrak agar tidak berjualan di pinggir jalan. Mantan Bupati Belitung Timur ini menyarankan agar warga mendatangi dirinya meminta agar diberikan sewa tanah untuk menjalankan usahanya.

"Datangi kami, datangi saya nanti saya kasih tanah untuk berjualan. Nanti kami berikan tanah dengan biaya sewa Rp 4 ribu per hari. Jangan jualan sembarangan di pinggir jalan," imbau Ahok.

Sebab, lanjut Ahok, jika ada warga Jakarta yang masih bandel dengan berjualan namun membayar sewanya terhadap preman, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas.

"Kita derek (dagangannya)," tandas Ahok.

 

*** Saksikan Live Gerhana Matahari Total, Rabu 9 Maret 2016 di Liputan6.com, SCTV dan Indosiar mulai pukul 06.00-09.00 WIB. Klik di sini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya