VIDEO: 700 Rumah Warga Baleendah Terendam Banjir

Meski demikian, mayoritas warga masih bertahan karena banjir yang dialami, dianggap belum tergolong parah.

oleh Liputan6 diperbarui 11 Feb 2016, 02:47 WIB
Selain akses jalan, banjir juga melanda rumah warga Kampung Andir dan Cieunteung.

Liputan6.com, Bandung - Luapan air di beberapa sungai besar di Pulau Jawa mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, di antaranya Baleendah dan Lamongan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (10/2/2016), warga di Kampung Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berjalan kaki dan menggunakan delman untuk menelusuri dan menerobos banjir.

Akses Jalan Raya Andir-Rancamanyar terputus yakni tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat, karena ketinggian air yang mencapai 50 cm. Sepeda motor yang melintas pun mengalami mogok mesin dan harus rela didorong.

Selain akses jalan, banjir juga melanda rumah warga Kampung Andir dan Cieunteung.

Tercatat ada 700 rumah warga di Kecamatan Baleendah yang terendam banjir, yang diakibatkan meluapnya Sungai Citarum.

Meski demikian, mayoritas warga masih bertahan karena banjir yang dialami, dianggap belum tergolong parah.

Banjir Purwodadi dan Lamongan

Luapan Sungai Jetis juga membuat puluhan rumah di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir.

Ketinggian banjir semakin meningkat dan mencapai 50 cm. Sebagian besar warga yang terdampak banjir tak mau mengungsi untuk menjaga harta bendanya.

Kendati, warga tetap khawatir jika hujan lebat kembali turun dan akan membuat banjir yang melanda permukiman semakin meningkat.

Luapan Sungai Bengawan Solo juga mulai merendam puluhan rumah di Desa Truni, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur.

Ketinggian air yang merendam rumah warga mencapai 50 cm. Namun, warga masih tetap bertahan meski rumahnya terendam banjir.

Ketinggian air banjir terus meningkat akibat kiriman dari hulu sungai Bengawan Solo.

Selain merendamkan permukiman, banjir juga merendam ratusan hektare lahan pertanian, seperti padi, jagung, dan tanaman pisang milik warga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya